Telan Anggaran Rp49 Miliar, Proyek Waterfront di Pontianak ini Panjangnya 990 Meter, Tampak Instagramable?

inNalar.com – Proyek multiyears di Pontianak Kalimantan Barat ini akan jadi tempat yang Instagramable.

Waterfront Kapuas Indah-Senghie terletak di Pontianak yang dibangun sejak bulan Januari tahun 2020.peresmian pembangunan dilakukan dengan membunyikan sirine dan pemancang tiang pertama.

Pembangunan proyek Waterfront di Pontianak Kalimantan Barat ini merupakan program multiyears yang dilakukan oleh Pemerintah Koa Pontianak.

Baca Juga: Waspada! Perbuatan Ini Termasuk Dosa Besar dan Bisa Habiskan Pahala, Buya Yahya Tegaskan: Hati-hati

Waterfront Kapuas Indah-Senghie merupakan Waterfront yang dibangun di tepian Sungai Kapuas Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Edi Rusdi Kamtono, Walikota Pontianak menuturkan bahwa dirinya memiliki keinginan untuk menjadikan Sungai Kapuas sebagai wajah dari Kota Pontianak.

Dengan adanya Waterfront di sepanjang Sungai Kapuas akan menjadi daya tarik bagi pengunjung sehingga Sungai Kapuas tidak lagi menjadi bagian belakang, tetapi menjadi wajah dari Kota Pontianak.

Baca Juga: Ini Hukum Qodho Sholat dan Tata Cara Pelaksanaannya Menurut Buya Yahya Berdasarkan 4 Madzab

Tidak hanya itu, berdasarkan laman pontianakkota.go.id, pembangunan Waterfront juga bertujuan meningkatkan untuk menghapus kesan kumuh pada Sungai Kapuas.

Waterfront Kapuas Indah-Senghie di Pontianak berdasarkan Garis Sempadan Sungai (GGS) memiliki panjang sekitar 990 meter dengan lebarnya 10 meter.

Edi mengungkapkan bahwa lahan yang digunakan untuk pembangunan Waterfront merupakan tanah negara sehingga semua warga wajib untuk mendukung iuk pembangunan dari Waterfront di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Investasi 8 Miliar Euro, Megaproyek Jerman Ini Sulap Bandara ‘Mati’ Berlin Jadi Kota Pintar Ramah Lingkungan

Pembiayaan pembangunan Waterfront tersebut membutuhkan anggaran Rp 49 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pontianak.

Walikota Pontianak, Edi Rusdi mengatakan bahwa pembangunan waterfront dilakukan secara multiyears yaitu selama 3 tahun, mulai dari tahun 2020 sampai ke tahun 2022.

Pembangunan  waterfront di Pontianak Kalimantan Barat mengusung konsep modern, tetapi tidak lupa tetap menjaga kearifan lokal.

Desain dari waterfront Kapuas Indah-Senghie menyisipkan material berbahan kayu dan dilengkapi dengan ukiran untuk membuat waterfront menjadi lebih komunikatif dna instagramable.

Dengan tempat yang modern dan cocok untuk berfoto, tentunya diharapkan kedepannya waterfront ini bisa memberikan dampak pada kemajuan infrastruktur dan memberikan wajah baru bagi Kota Pontianak.***

 

Rekomendasi