Investasi Rp17 Triliun! Jembatan Penghubung Kalimantan Timur Mangkrak meski Target 2024 Sudah Beroperasi?

inNalar.com – Selain membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, tentu sarana dan prasarana lainnya harus terpenuhi juga.

Sarana dan prasarana yang akan dibangun di IKN yaitu meliputi jembatan, jalan tol, maupun bandara.

Meskipun begitu, ternyata jembatan penunjang ke IKN ini justru mangkrak, walaupun terdapat penargetan upacara bendera dilakukan di IKN Kalimantan Timur.

Baca Juga: Pesan dr Zaidul Akbar Kepada Para Anak Muda: Hidup Bahagia dan Sehat Itu Mudah, Dibawa Chill Aja!

Sebenarnya jembatan di Kalimantan Timur ini cukup penting, sebab jalur penghubung ini juga nantinya akan menghubungkan jalan tol Samarinda-Balikpapan, serta Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman.

Jalur penghubung yang dimaksud adalah Jembatan Tol Balikpapan-Penajam di Kalimantan Timur, yang mangkrak pada tahun 2019.

Pembangunan jembatan ini sendiri dibangun melalui kerjasama pemrakarsa Waskita Tol Road dengan besaran 60%,, dan ditambah dari Perusda Kalimantan Timur sebanyak 20%.

Baca Juga: Sukses akan Mudah Digapai Jika Membiasakan Diri dengan Hal Ini, dr Zaidul Akbar: Ini Esensi yang Sebenarnya

Diikuti oleh Perusda Kota Balikpapan 5%, dan dari Perusda PPU 15%.

Jembatan ini sendiri berada di atas Teluk Balikpapan, yang bermula dari titik Nipah-Nipah, Penajam Paser Utara menuju ke Melawai, Kota Balikpapan.

Sebab itulah jembatan ini tentu nantinya akan menjadi satu sarana penunjang penting bagi IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Resep Bone Broth Ala dr Zaidul Akbar, Kaya Kolagen untuk Obat Kulit Kusam hingga Sakit Dengkul

Sekedar informasi, jika melalui jalur di Kabupaten Penajam Paser Utara menuju ke Kota Balikpapan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Akan tetapi jika nantinya jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan ini rampung dan telah beroperasi, maka waktu tempuh yang diperlukan hanyalah sekitar 15 menit.

Dilansir inNalar.com dari kominfo.go.id, ditargetkan upacara bendera pada 17 Agustus 2024 akan diselenggarakan di IKN Kalimantan Timur.

Tentu jika jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan ini rampung, maka upacara bendera yang dilakukan di IKN tahun depan akan lebih mudah.

Beruntungnya, proyek jembatan di Kalimantan Timur seharga Rp. 17 triliun yang sempat mangkrak ini akan berlanjut.

Hal tersebut karena persyaratan administrasi pada pembangunan jembatan tol Penajam-Balikpapan sepanjang 7,9 kilometer ini seluruhnya telah lengkap pada tahun 2022.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]