

inNalar.com – NASA kembali menggelar siaran langsung melalui akun YouTube resminya dalam rangka memantau kepulangan kapsul Soyuz MS-23 dari International Space Station (ISS) menuju bumi.
Kembalinya kapsul Soyuz MS-23 ke bumi secara resmi menandai berakhirnya ekspedisi NASA 69 sekaligus mencatatkan sejarah bagi 3 astronot, salah satunya adalah Frank Rubio asal Amerika Serikat (AS).
Astronot NASA asal Amerika Serikat (AS), Frank Rubio bersama dua awak lainnya berhasil menjalankan misi antariksa selama 371 hari dan akhirnya pulang pada 27 September 2023.
Penembakan mesin berlangsung selama 4 menit 39 detik dan mulai mengurangi kecepatan pesawat antariksanya pada 128 meter per detik.
Diproyeksikan pesawat antariksa yang pulang dengan Soyuz MS-23 akan mendaratkan ketiga astronot NASA di daerah sekitar 90 mil tenggara Dzhezkazgan di Kazakhstan.
Dikutip inNalar.com dari laman Russian Space Web, “Menurut NASA, perjalanan misi ini adalah penerbangan luar angkasa terpanjang bagi astronot AS dan penerbangan luar angkasa terpanjang ketiga yang pernah ada.”
Dalam penembakan Soyuz MS-23 menuju bumi, terdapat 3 astronot yang terdiri dari Kosmonot Rusia Sergei Prokopyev dan Dmitry Petelin, serta Astronot AS Frank Rubio.
Sebelumnya, rekor astronot dengan perjalanan terpanjang diraih oleh Mark Vande Hei, yakni selama 355 hari.
Sebagai informasi, Astronot AS Frank Rubio bersama 2 kosmonot Rusia lainnya tergabung dalam misi antariksa dengan durasi waktu yang sangat panjang, yakni 371 hari atau setahun lebih.
Baca Juga: Ditemukan Sejak 1781, Ternyata Ini Objek Luar Angkasa Pertama yang Ditemukan Teleskop, Planet…
Astronot Frank Rubio bersama 2 awak lainnya dikirim dengan Soyuz MS-22 dan pulang ke bumi pada 27 September 2023 menggunakan Soyuz MS-23.
Dilansir inNalar.com dari laman resmi NASA, Astronot Frank Rubio berasal dari Florida. Ia merupakan seorang lulusan Akademi Militer AS pada 1998.
Frank Rubio memiliki latar belakang pendidikan kesehatan dan meraih gelar Doctor of Medicine dari the Uniformed Services University of the Health Sciences pada 2010.
Ia memiliki rekam jejak yang cukup gemilang dalam karirnya di NASA. Tercatat sebelum memasuki dunia kedokteran, Frank Rubio bertugas sebagai pilot helikopter UH-60 Blackhawk.
Adapun jam terbangnya telah melampaui 1.100 jam, bahkan 600 jam di antaranya adalah keikutsertaannya dalam beberapa misi yang cukup berbahaya selama ia bertugas di Bosnia.
Dengan kepulangan ketiga astronot tersebut, perjalanan misi tersebut tercatat telah mencakup 253,3 juta km dan 5.963 kali mengorbit bumi.
Pendaratan Soyuz MS-23 bakal menandai catatan rekor terbaru bagi Astronot AS Frank Rubio yang diberangkatkan pada 11 September 2022.
Melalui siaran langsung NASA, terlihat ketiga astronot langsung disambut oleh para kru yang telah berjaga di lokasi pendaratan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi