

InNalar.com – Megaproyek Ibu Kota Negara atau IKN di Kalimantan Timur gaet ratusan investor dari belasan negara.
Saat ini megaproyek IKN di Kalimantan Timur untuk mewujudkan ibu kota negara yang menyongsong Indonesia Emas masih terus dipercepat pembangunannya.
Segala sarana dan prasarana serta infrastruktur penunjang terus digenjot pembangunannya di IKN, Kalimantan Timur.
Melansir dari laman resmi Kementerian Perhubungan, Joko Widodo selaku Presiden RI untuk membangun IKN di Kalimantan Timur membutuhkan dana besar.
Dana tersebut mencapai Rp466 triliun, di mana dananya dibiayai oleh APBN sebanyak 20 persen.
Sedangkan 80 persen sisanya didapatkan melalui pihak ketiga swasta nasional seperti PMDN, BUMN maupun pihak asing PMA.
Pembiyaan seniliai triliunan tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan termasuk proyek infrastruktur transportasi dan sebagainya.
Baca Juga: Keren! Megaproyek IKN Kalimantan Timur Bakal Jadi Kota Tanpa Kabel Bergelantungan, Kok Bisa?
Di sisi lain, data dari Otorita IKN, Kalimantan Timur mencatat sudah ada 250 investor asing per 3 Agustus 2023.
Sebanyak 250 investor asing itu sudah mengirimkan Letter of Intent (LOI) alias minat investasi di IKN, Kalimantan Timur.
Total 250 investor asing itu berasal dari 17-19 negara di seluruh dunia yang merupakan hasil penjajakan di berbagai kegiatan atau kunjungan delegasi.
Delegasi ke mancanegara itu melalui berbagai kerjasama seperti GtoG selama tiga tahun terakhir.
Baca Juga: Wah! IKN Kalimantan Timur Sediakan Moda Transportasi Cerdas dan Ramah Lingkungan, Apa Saja?
Namun 250 investor yang mengirimkan minatnya ke IKN, Kalimantan Timur tidak hanya ditujukan untuk moda transportasi namun hanya sebagian saja.
Contohnya ada negara yang berminat investasi di sektor transportasi seperti China.
Serta ada negara sahabat lainnya yakni Uni Emirat Arab, Jepang, India, Korea, Malaysia, Singapura serta beberapa swasta asing (PMA).
Sementara itu megaproyek IKN yang ada di Kalimantan Timur ini seluruhnya akan rampung pada 2045.***