

inNalar.com – Pembangunan ulang Jembatan Cikereteg penghubung dua wilayah di Jawa Barat, yakni Sukabumi – Bogor akhirnya memasuki tahap baru.
Kementerian PUPR mengebut pengerjaan jembatan Cikereteg guna memperlancar konektivitas Sukabumi – Bogor mendorong perekonomian kedua wilayah di tersebut.
Sebelumnya, Jembatan Cikereteg yang berada di Jalan Raya Ciawi – Benda, Kabupaten Bogor ini sempat ditutup total pada 9 – 23 September 2023.
Penyebab penutupan Jembatan penghubung Sukabumi – Bogor ini diketahui akibat longsor yang terjadi pada Desember 2022 dan Februari 2023.
Rekonstruksi Jembatan Cikereteg di Kabupaten Bogor ini ditargetkan akan rampung pada Oktober 2023.
Dilansir dari instagram @kemenpupr, Jembatan Cikereteg ini miliki bentang panjang 50,8 meter dan lebar 13 meter.
Baca Juga: Studi Ungkap Ciri Orang Cerdas Tak Hanya Suka Begadang, Melainkan Juga Punya Kebiasaan Unik ini
Jembatan bertipe PCI grider akan meliputi beberapa konstruksi pondasi bore pile dengan diameter 80 centimeter.
Selain itu, jembatan ini juga akan dipasang gelagar beton tipe 1 dan disertai adanya penanganan khusus terkait longsoran yang ada di sekitar lokasi jembatan.
Di area hilir sungai, Kementerian PUPR akan memasang bronjong atau batu beton penahan longsor. Hal tersebut didiperuntukkan agar arus sungai cenderung lebih melambat.
Pembangunan ulang jembatan penghubung dua wilayah di Jawa Barat ini diketahui memakan anggaran hingga Rp56,9 Miliar.
Mengenai perkembangan pembangunan ulang Jembatan Cikereteg penghubung Sukabumi – Bogor per September 2023, progresnya 58,42 persen.
Pengerjaan Jembatan di Kabupaten Bogor ini telah masuki tahap 94 persen untuk wilayah sisi barat.
Sementara pengerjaan rekonstruksi Jembatan Cikereteg di belahan timurnya sudah masuki progres 56 persen.
Sehubungan dengan pengerjaan ulang jembatan ini, akses lalu – lintas akan diberlakukan dengan cara jadwal buka tutup.
Adapun lintasannya diketahui hanya bisa dilalui oleh motor, sedangkan motor tidak bisa melewati jalan tersebut.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi