

inNalar.com – Pembangunan PLTS Terapung terbesar se-ASEAN di Cirata, Purwakarta, Jawa Barat hampir rampung.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung raksasa ini terletak di atas Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta.
Disebut-sebut sebagai PLTS Terapung yang terbesar di wilayah Asia Tenggara, di antara negara-negara ASEAN.
Baca Juga: Unjuk Kebolehan Lompat Batu 2 Meter, Siswa SMAN 1 Lahusa Tuai Decak Kagum Netizen, Tradisi dari…
Pembangunan PLTS Terapung Cirata merupakan proyek kolaborasi antara subholding PLN Nusantara Power dan Perusahaan Masdar yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA).
Dibangun di atas Waduk, PLTS Terapung Cirata berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) dan mampu menghasilkan 245 juta kWh energi per tahun.
PLTS ini memakan lahan seluas 200 hektar yang dibagi dalam 13 blok dengan hasil daya listrik untuk lebih dari 50.000 rumah.
Berdasarkan luas area dan energi yang dihasilkan, tak heran proyek pembangkit listrik ini menjadi yang terbesar se-ASEAN.
Selain itu, proyek pembangkit listrik raksasa ini juga mampu menekan emisi karbon sebesar lebih dari 200.000 ton per tahun.
Hal tersebut juga menjadi bentuk dukungan bagi pemerintah dalam melaksanakan penurunan emisi karbon sebesar 29% di tahun 2030.
Baca Juga: Keputihan Tak Kunjung Sembuh Sampai Berwarna Hijau, Ini Pemicu Utama Menurut dr Zaidul Akbar
Proyek dengan nilai investasi Rp1,7 trilliun ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan energi bersih dan mampu meningkatkan kepercayaan investor.
Bukan hanya berdampak baik bagi permasalahan energi bersih dan meningkatkan investor, proyek ini juga memiliki manfaat bagi masyarakat sekitar.
Dilihat dari besarnya PLTS, diperkirakan akan mampu menyerap lebih dari 1.400 tenaga kerja lokal yang ada.
Baca Juga: Sering Ngantuk di Pagi Hari, dr Zaidul Akbar: Itu Bahaya, Hindari dengan Ini Bakal Langsung Hilang
Sedangkan bagi PLN, proyek PLTS Cirata dapat menghasilkan kompetensi dan inovasi baru dengan mengembangkan teknologi yang juga semakin berkembang.
Proses uji coba saat ini sedang dilaksanakan, sebelum nantinya dilanjutkan proses peresmian yang menjadi puncaknya.
PLTS yang mulai dibangun pada awal tahun 2021 ini rencananya akan diresmikan pada akhir Oktober 2023, bersamaan dengan peringatan Hari Listrik Nasional.
Kesuksesan proyek PLTS Terapung pertama di Indonesia, dan terbesar di Asia Tenggara, sangat ditunggu-tunggu, sehingga nantinya proyek-proyek besar lainnya dapat dilaksanakan di Indonesia.***