

InNalar.com – Produk kosmetik atau skincare dasar terdiri dari pembersih, penyegar, sunscreen (tabir surya), dan pelembab.
Pembersih dan penyegar tentu saja berfungsi untuk mengangkat kotoran pada wajah.
Sedangkan sunscreen dan pelembab berfungsi untuk menjaga kehalusan wajah.
Sunscreen atau tabir surya juga merupakan kosmetik yang berperan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Sunscreen dapat menyerap dan memantulkan radiasi dari paparan sinar UV matahari.
Penggunaan sunscreen dianggap sebagai kosmetik yang harus selalu digunakan agar tidak terkena dampak buruk sinar matahari.
Selain memberikan dampak buruk, sinar UV matahari dapat menyebabkan kelainan pada kulit, seperti peradangan, iritasi dan kemerahan disertai gatal.
Baca Juga: 3 Langkah Mudah Cara Merawat Kulit dari Bahaya Polusi Udara, Ternyata Gampang Banget!
Meski demikian, sinar matahari sebenarnya memiliki manfaat yang sangat banyak bagi tubuh kita ini.
Sinar matahari memiliki peran dalam membantu pembentukan vitamin D yang dibutuhkan oleh tulang.
Lantas, sebenarnya, apakah kita harus selalu menggunakan sunscreen?
Redaksi InNalar.com melansir penjelasan dr Zaidul Akbar dari video YouTube akun dr Zaidul Akbar Official.
Baca Juga: Resep Bone Broth Ala dr Zaidul Akbar, Kaya Kolagen untuk Obat Kulit Kusam hingga Sakit Dengkul
“Sebenarnya, kita tuh gak butuh-butuh banget sunscreen,” jelas dr Zaidul Akbar.
Ia mengungkapkan, semakin banyak paparan sinar matahari, semakin banyak pula pelindung alami kulit yang terbentuk.
“Itu otomatisasinya, bukannya dikasih sunscreen,” tegas dr Zaidul Akbar.
Ia menuturkan, jika sinar matahari membahayakan kulit, maka pasti para petani di sawah sudah terserang kanker. Nyatanya tidak demikian.
dr Zaidul Akbar mengimbau, jangan terlalu banyak menggunakan produk berbahan dasar kimia.
“Saya pas lagi dapet paparan panas itu justru saya seneng banget, apalagi pas naik gunung,”ungkapnya kemudian.
dr Zaidul Akbar juga menegaskan jika ingin menggunakan sunscreen, sebaiknya cari yang berbahan natural.***