

inNalar.com – Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang menjadi penghasil tambang terbesar, termasuk sumber daya batu bara.
Sebab itulah, demi meningkatkan hasil pertambangan, Indonesia membangun sejumlah proyek pertambangan di berbagai daerah, termasuk di antaranya ialah Provinsi Sumatera Selatan.
Baru-baru ini, BUMN yang bertransformasi menjadi mining industri sedang menggarap sejumlah proyek pertambangan di Indonesia, termasuk di daerah Sumatera Selatan.
Melansir dari laman YouTube @Daftar_Top, saat ini Sumatera Selatan jadi salah satu daerah penempatan proyek gasifikasi batu bara.
Gasifikasi batu bara sendiri merupakan proses konversi batubara menjadi produk-produk gas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar, maupun bahan baku industri kimia.
Diketahui, Indonesia hingga saat ini masih menyimpan cadangan batu bara yang diperkirakan mencapai jumlah sebesar 91 miliar ton.
Sedangkan, tingkat produksi batu bara yang dihasilkan oleh Indonesia sendiri berkisar antara 200 hingga 300 juta ton per tahunnya.
Adanya jumlah yang besar tersebut, tentu tidak akan membuahkan hasil yang maksimal tanpa adanya teknologi canggih di dalamnya.
Oleh sebab itulah, PT Bukit Asam Tbk dan PT Pertamina Persero sebagai penggarap batu bara di Sumatera Selatan, menggandeng perusahaan asal Amerika Serikat dan China untuk membangun proyek di sana.
Baca Juga: Jangan Buru-buru Kasih Obat, Inilah Cara Efektif Turunkan Demam Anak Menurut dr. Zaidul Akbar
Kedua perusahaan asing tersebut digeret PT Bukit Asam Tbk dan PT Pertamina Persero guna bangun proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter di daerah Muara Enim, Sumatera Selatan.
Ditargetkan, proyek gasifikasi batubara di Muara Enim, Sumatera Selatan tersebut akan mulai beroperai pada tahun 2024 mendatang.
Melansir dari laman web kppip.go.id, disebutkan bahwa proyek gasifikasi batu bara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan menelan biaya investasi sebesar Rp 30,552 Triliun.
Proyek besar tersebut diharapkan mampu menghasilkan sebanyak 13.000 lebih lapangan pekerjaan dari sisi kontruksi.
Sedangkan dari sisi hulunya oleh PT Pertamina, diharapkan mampu menghasilkan sebanyak 12.000 tenaga kerja.
berdasarkan sisi proyek, gasifikasi batu bara Tanjung Enim di Sumatera Selatan ditargetkan mampu mengubah 6 juta ton batubara menjadi 1,4 juta ton DME, atau nilainya bisa disetarakan 1 juta ton LPG.***