

inNalar.com – Aplikasi Sapa Bansos dapat memeriksa status bantuan sosial yang diterima dengan mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Kini gencar dilakukan rapat pengembangan aplikasi tersebut, seperti informasi pada laman Diskominfo Jatim pada Jumat 29 September 2023.
Sebenarnya aplikasi Sapa Bansos sempat berhenti beroperasi yang diakibatkan pandemi Covid-19 dan juga belum sepenuhnya terintegrasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Baca Juga: Cara Makan Tempe agar Khasiatnya Maksimal, dr. Zaidul Akbar: Meningkat Berkali-kali Lipat
Perwakilan Dinsos Jatim, Azizah memaparkan bahwa melalui aplikasi Sapa Bansos, masyarakat atau pengguna dapat memeriksa status bantuan sosial sudah diterima atau belum.
Adanya aplikasi ini mampu merekap bantuan sosial Dinas Sosial Jawa Timur dengan program PKH Plus, Bansos Kemiskinan Ekstrem, Buruh Pabrik Lintas Wilayah, ASPD, KUBE,WRSE, Bansos Kewirausahaan Eks Klien (UPT), Bansos Kewirausahaan Sosial untuk Penerimaan Manfaat Eks Klien (UPT), Bansos Permakanan Bagi LKSA dan LKSLU juga LKSPD.
Aplikasi Sapa Bansos atau Sistem Aplikasi Bantuan Sosial menggunakan sistem aplikasi data yang membantu dalam memeriksa bantuan sosial berdasarkan NIK.
Baca Juga: Ingin Sembuh dari Gerd, dr Zaidul Akbar Lakukan Hal Sederhana Ini Dijamin Langsung Sembuh!
Data dalam aplikasi Sapa Bansos ini dapat mengambil dari OpenGov
OpenGov sendiri dapat mengetahui berapa persen Data Penasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Data tersebut dapat mengetahui menurut kota/kabupaten sampai meta titik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Data warehouse dapat diambil dari Open Government Jawa Timur,” ucap perwakilan Enygma, Arif Rahman tertulis pada laman Diskominfo
Selain itu terdapat titik, foto tampak dan data RTLH dan pengecekkannya menggunakan NIK dengan 6 digit terakhir sudah dapat mengakses data.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Argopuro, Kantor Diskominfo Jatim yang bertema Rapat Pengembangan Aplikasi dan Proses Bisnis Pengentasan Kemiskinan.
Pihak Diskominfo pun siap berkolaborasi demi aplikasi menjadi lebih baik dan mempermudah saat digunakan yang berlanjut sampai penerima manfaat.
Serta dihadiri oleh Perwakilan Diskominfo, Diskop UKM Jatim, Dinsos Jatim, DPMD Jatim, Bappeda Jatim, dan Biro Organisasi.
Pada rapat Perwakilan Dinsos Jatim Azizah juga menambahkan untuk keterbukaan sarah atau masukan bagi aplikasi Sapa Bansos. ***