

inNalar.com – Warga Bogor tentunya langsung bisa menebak kiranya villa mana yang memiliki tangga ikonik hingga kini yang masih bisa dilihat dengan posisi uniknya di tengah jalan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Diketahui kini bangunan Villa Soekarno telah direnovasi oleh Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Perencanaan renovasi villa penuh kenangan di Puncak Bogor ini diungkap oleh Sandiaga Uno melalui akun instagram pribadinya, yakni saat kunjungannya ke Villa Soekarno pada November 2020.
Baca Juga: Bangun Pagi Bisa Bikin Sukses? Maudy Ayunda Bocorkan Rahasia Pakar Kepemimpinan Terbaik Dunia
Renovasi Villa Soekarno atau yang disebut juga dengan Villa Riung Gunung ini disebut tidak mengubah tampilan bangunan aslinya.
Adapun renovasi Villa Soekarno di Puncak Bogor ini hanya menyempurnakan warna dinding bangunannya saja. Artinya, tidak ada perubahan signifikan.
Meski begitu, tampilan tangga di tengah jalan yang menjadi salah satu akses menuju villa bersejarah tersebut masih tetap memancarkan aura tahun 1745 nya, yakni saat villa tersebut dibangun oleh Belanda.
Dilansir dari Instagram Sandiaga Uno, pemugaran Villa Soekarno ini diharapkan bisa mengangkat kembali potensi wisata sejarah yang hingga saat ini bangunannya masih mencuri perhatian masyarakat sekitar.
Penampilan tangga ikonik yang berada di tengah jalan Puncak Bogor ini, banyak pihak yang penasaran dengan rupa bangunan Villa Soekarno tersebut.
Namun, jalur masuk dari tangga menuju villa tersebut kini masih dijaga ketat dan memiliki akses yang terbatas.
Lantas, seperti apa sejarah di balik Villa Soekarno Bogor yang berhasil mencuri perhatian masyarakat hingga kini?
Rupanya Villa Riung Gunung tersebut pertama kali dibangun oleh Belanda pada tahun 1745.
Fungsi bangunannya saat itu diperuntukkan sebagai tempat peristirahatan para kolonialis Belanda sekaligus sebagai tempat berlibur di tengah indahnya alam Puncak Bogor.
Namun setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1949, villa tersebut diberikan kepada Presiden RI Soekarno untuk dijadikan tempat peristirahatannya saat di Bogor.
Meski bangunannya tidak semegah istana, tetapi tata kawasan Villa Soekarno dikelilingi oleh halaman luas yang dipenuhi dengan berbagai jenis pepohonan dan bunga yang semakin mempercantik kawasan tersebut.
Bangunan bergaya ala kolonial Belanda ini masih terlihat melekat pada tampilannya, karena memang sengaja dipertahankan bentuk aslinya oleh Pemerintah RI dari masa ke masa.
Oleh karena itu, renovasi pada bangunan Villa Soekarno di Puncak Bogor ini hanya sebatas dicat ulang tanpa mengubah bentuk bangunannya. ***