

inNalar.com – Bendungan merupakan salah satu infrastruktur yang cukup penting untuk pemenuhan suplai air bersih di suatu daerah dan salah satu di Jawa Tengah.
Terletak di Jawa Tengah, terdapat suatu bendungan yang difungsikan sebagai pemenuhan air baku serta irigasi.
Bendungan di Jawa Tengah tersebut bisa dibilang bendungan baru karena diresmikan pada 2022 lalu, bendungan ini bernama bendungan Randugunting.
Diresmikan pada tahun 2022 lalu, Pembangunan Bendungan Randugunting ini dimulai pada tahun 2018 dan rampung, serta di resmikan pada tahun 2022 lalu.
Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, pembangunan bendungan ini selesai lebih cepat 10 bulan dari kontrak awal.
Secara administratif, bendungan Randugunting berlokasi di Sawah, Kalinanas, Kec. Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Bendungan Randugunting memiliki luas genangan 187,19 hektar dan berkapasitas 14,4 Juta m3.
Dengan beroperasinya bendungan ini, diharapkan dapat memberikan suplai air baku 200 liter/detik.
Selain itu, bendungan di Jawa Tengah ini juga difungsikan untuk mengaliri irigasi sawah seluas 670 hektar.
Bendungan Randugunting juga berfungsi untuk mereduksi banjir sebesar 75 persen dengan pengurangan luas area terdampak banjir sebesar 4.604 hektar menjadi 2.285 hektar.
Untuk membangun bendungan ini, pemerintah menggelontorkan dana yang cukup fantastis hingga ratusan miliar.
Biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan bendungan Randugunting mencapai Rp 880 miliar.
Baca Juga: Kebijakan Lebih Kejam dari Indonesia, Negara Eropa Ini Berikan TikTok Denda Sebesar Rp5,6 Triliun
Sebenarnya, pembangunan bendungan Randugunting telah direncanakan sejak tahun 1990-an, tetapi baru terealisasi pada tahun 2022.
Hal tersebut direncanakan untuk menambah suplai air di wilayah kering atau bisa dibilang langka air di Kabupaten Blora dan Rembang, Jawa Tengah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi