Hanya 65 Km dari Padang, Jembatan di Sumbar Ini Mirip dengan di Tomb Rider, Tidak Terbuat dari Beton, Tapi…

inNalar.com – Sebagai salah satu provinsi di Indonesia, tentunya jumlah jembatan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tidak kalah banyak dari jumlah jembatan di provinsi lain.

Bukan terletak di Padang, jembatan ini menarik perhatian. Ternyata tidak semua jembatan yang ada di Sumbar memiliki struktur yang sama.

Beberapa bahkan memiliki keunikan unik yang bahkan namanya terkenal sampai di luar Sumbar.

Baca Juga: Atletico Madrid Berhasil Menumbangkan Lawannya Cadiz Usai Comeback dalam Lanjutan La Liga Pekan ke 8

Sebagai contohnya saja jembatan yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini. Jembatan ini tidak terbuat dari beton seperti struktur jembatan pada umumnya.

Jembatan unik ini berada di Desa Puluik-puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar atau 65 km dari kota Padang.

Jembatan satu ini memiliki panjang 25 meter dengan lebar 1,5 meter dan tingginya sekitar 10 meter dari sungai.

Baca Juga: Hidayah dari Mimpi, Evi Carli Ajak ‘Hijrah’ Keluarga Besar untuk Mualaf, Bermula dari Kepo Soal Hijab Hingga..

Keunikan dari jembatan yang ada di Pesisir Selatan, Sumbar ini adalah berbeda dengan jembatan lainnya, jembatan ini terbuat dari lilitan akar-akar pohon yang ada di sisi sungai.

Karena setiap bagian dari jembatan ini terlilit akar, maka jembatan ini pun terkenal dengan nama Jembatan Akar.

Tidak hanya itu, penampilan Jembatan Akar apabila dilihat dari jauh akan terlihat mirip dengan jembatan akar yang ada di film Tomb Rider atau Indiana Jones.

Baca Juga: Tradisi di Indramayu, Jawa Barat Ini Padukan Nilai Budaya dan Agama, Tampilkan Kesenian Hingga Berkunjung ke..

Dilansir inNalar.com dari berita.pesisirselatankab.go.id, Jembatan Akar terbentuk dari dua akar pohon beringin yang ada di sisi sungai.

Namun, keunikan dari Jembatan Akar ini tidak hanya dari bahan pembuatannya saja, tapi, sejarahnya juga.

Masyarakat sekitar percaya jika Jembatan Akar yang ada di Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini dibangun oleh seorang ulama bernama Pakih Sokan.

Melihat santri-santrinya kesulitan untuk belajar mengaji karena harus menyeberang Sungai Batang Bayang yang berbahaya ketika musim hujan tiba, pada tahun 1890, Pakih Sokan berinisiatif membentangkan dua bilah bambu di atas sungai.

Patih Sokan mengikat bambu-bambu itu dengan menggunakan akar pohon beringin yang tumbuh di sisi sungai.

Lambat laun, akar-akar tersebut semakin panjang sampai membentuk jembatan.

Pada tahun 1916, Jembatan Akar yang ada di Pesisir Panjang, Sumbar ini sudah bisa dilalui warga dengan bebas.

Saat ini, jembatan ini disulap menjadi salah satu objek wisata untik di Sumbar. 

Jaraknya yang hanya 65 km dari Kota Padang Sumbar membuat wisatawan hanya memerlukan waktu sekitar 2 jam untuk sampai ke objek wisata unik ini.

Selain itu, biaya masukya pun juga sangat murah, yakni hanya Rp 5.000,- saja.***

 

Rekomendasi