Kena Panick Attack, Mahasiswa Universitas Swasta di Yogyakarta Nekat Akhiri Hidupnya

InNalar.com – Senin, 2 Oktober 2023, kabar duka kembali menyelimuti salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Pasalnya, seorang mahasiswa kembali ditemukan bunuh diri lompat dari sebuah asrama putri lantai 4.

Penyebab bunuh diri seorang mahasiswa ini diduga karena panic attack.

Baca Juga: Telan Dana Rp33 Miliar! Proyek Jembatan di Sragen Ini Tak Kunjung Selesai dan Sempat Terhenti, Apa Masalahnya?

Sudah dikonfirmasi melalui akun X milik @_heterodoks, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi 2023 UMY ini sebelum mengakhiri hidupnya nekat menelan Bodrex 4 bungkus sekaligus.

Panic Attack sendiri merupakan sebuah kondisi dimana seseorang mengalami kecemasan dan ketakutan secara tiba-tiba.

Kecemasan dan ketakutan yang muncul dikarenakan ada faktor yang memicu. Namun pada beberapa kasus, sesorang yang mengalami panic attack dapat muncul tanpa adanya faktor pemicu.

Baca Juga: Sangat Langka! Inilah Fakta Unik yang Hanya Terjadi di Kota Batam Kepulauan Riau, Bisa Tebak Apa?

Beberapa gejala panic attack antara lain:

  • Jantung berdebar dengan cepat
  • Keringat berlebihan
  • Gemetar
  • Munculnya perasaan takut mati
  • Mual
  • Tidak bisa membedakan mana realita dan mimpi
  • Sensasi dingin yang dialami di sekujur tubuh

Baca Juga: Dibangun 1845, Benteng Megah di Ngawi Ini Gaya Arsitekturnya Unik, dari Luar Bangunannya Tidak Terlihat?

Ada beberapa penyebab seseorang mengalami panic attack, yaitu:

  • Faktor genetik, yaitu anggota keluarga yang memiliki panik
  • Mengalami kejadian yang membuat trauma atau stress
  • Memiliki riwayat kekerasaan fisik atau seksual
  • Merokok dan meminum kopi yang berlebihan
  • Adanya perubahan dalam hidup, seperti perceraian, kelahiran, kematian, dan lain-lain

Apabila seseorang mengalami gejala panic attack, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis kejiwaan atau psikiater.

Panic Attack memang menakutkan bagi penderitanya. Namun gangguan ini dapat ditangani dengan baik, jika ada kerjasama antar dokter dan penderitanya.

Demikianlah sebab salah satu mahasiswa di Yogyakarta mengakhiri hidupnya, jika Anda mengalami panic attack, maka segera hubungi pihak yang dapat membantu.***

 

 

Rekomendasi