

inNalar.com – Hingga saat ini status desa tertinggal di Kampung Mapulu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur masih melekat.
Infrastruktur dasar di Kampung Mapulu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur masih sangat minim.
Selain karena lokasinya berada di tempat baru, secara umum permasalahan Kampung Mapulu telah terlihat dari minimnya beberapa pembangunan dasar.
Minimnya pembangunan dasar baik dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan, membuat Kampung Mapulu masih menyandang status sebagai desa tertinggal.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur juga terus melakukan berbagai upaya untuk perubahan Kampung Mapulu.
Direktur BUMKam dan Koordinator Program SIGAP, Zulkaida mengatakan perencanaan semua program pembangunan relevansi baru di Kampung Mapulu dimulai dari nol.
Hal ini mengingat kembali bahwa Kampung Mapulu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur merupakan kampung baru di lokasi yang baru.
Ungkapan tersebut disampaikan melalui video Youtube DPMPD Kaltim yang diupload pada 16 Agustus 2023.
Pada tahun 2020, telah dilaksanakan kegiatan Rencana Tata Guna Lahan (RTGL) dan Tata Ruang sebagai upaya pertama.
Selanjutnya, telah dilakukan sebuah pemetaan terhadap lahan-lahan yang akan dikelola nantinya sebagai pengembangan ekonomi.
Segala perencanaan dan penafsiran pada Kampung Mapulu menuju kampung berkembang sudah dipetakan dalam data proses perencanaan.
Infrastruktur dasar seperti jalan raya dan sejenisnya sudah mulai dibangun menggunakan dana ADK.
Namun, dalam proses ini masih beberapa kendala pada infrastruktur dasar, seperti sarana air bersih yang belum ada, sarana penerangan (listrik), dan jaringan telekomunikasi.
Dikutip dari video Youtube yang sama, Kepala Kampung Mapulu, Ayub, menjelaskan bahwa permasalahan di tahun lalu adalah perumahan layak huni.
Tahun ini akan direncanakan untuk membangun 26 unit rumah layak huni lagi yang sebelumnya baru terselesai 8 unit rumah.
Kepala DPMK Kabupaten Berau, Tenteram Rahayu menyebutkan Pemda telah memberikan dana afirmasi sebesar Rp2,5 miliar untuk pembangunan tambahan rumah.
Upaya lainnya juga dilakukan oleh Dinas Pendidikan yang akan membangun tiga ruang belajar.
Dikutip dari Antara, dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Timur telah menyerahkan 154 buku untuk Kampung Mapulu.
Selain itu, Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur juga ikut merencanakan adanya DED pembangunan PLTS di tahun ini.
“Persiapan di tahun depan, akan membangun masjid.” tambah Tenteram Rahayu di Youtube DPMPD Kaltim pada 16 Agustus 2023.
Upaya yang terus dilakukan dari segala pihak secara bersama-sama dan saling membantu ini dapat membuat Kampung Mapulu naik pesat menjadi desa berkembang.
Ditambah juga dengan Kampung Mapulu yang memiliki produk unggulan yaitu pengolahan madu sehingga bisa dengan perlahan meningkatkan produk unggulan tersebut. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi