

inNalar.com – Proyek pembangunan dermaga yang terletak di Papua terdapat kejanggalan hingga tidak sesuai dengan rancangan dan juga dokumen yang telah tertulis.
Pembangunan dermaga tersebut terletak di sebuah perkampungan Papua yaitu Kampung Teba Distrik yang berada di Mamberamo Hilir.
Pengerjaan proyek pembangunan dermaga di papua tersebut terdapat penggunaan anggaran yang tidak semestinya.
Penyalahgunaan anggaran yang yang telah diperbuat oleh oknum dalam pengerjaan proyek dermaga tersebut menguntungkan untuk dirinya sendiri.
Kontrak yang ditunjuk langsung oleh dinas perhubungan di Kabupaten Mamberamo Papua yaitu dari perusahaan CV. S.
Pihak kontraktor telah setuju dan menandatangani persetujuan proyek pembangunan dermaga yang bernilai miliaran di papua.
Pengerjaan dari proyek dermaga yang berada di Papua ini tidak sesuai dengan rancangan yang telah tertulis di dalam kontrak.
Bahkan terdapat pengerjaan proyek yang tidak sesuai seperti adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme dan juga ketentuan yang telah berlaku dan disetujui.
Proses pelelangan untuk pelaksanaan pembangunan proyek yang bernilai miliaran dilakukan tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan melalui LPSE.
Baca Juga: Selisihnya Tipis, 5 Desa di Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur Kaltim Ini Dapat Dana Desa Terbanyak
Pembayaran untuk pengerjaan proyek dermaga sudah dibayarkan sebesar 75 persen yaitu bernilai Rp 1,95 miliar lebih.
Biaya yang dibayarkan sudah terpotong dengan pembayaran pajak yang bernilai Rp 228 juta lebih, adapun kejanggalan dalam proyek pembangunan tersebut.
Perlu diketahui bahwa dokumen yang tertera di dalam kontrak digunakan sebagai pengajuan biaya anggaran tidak sesuai dengan realita.
Bahkan pembangunannya tidak sesuai dengan dokumen dan juga realita yang ada di lapangan,tidak hanya itu saja proyek pembangunan dermaga di Papua ini tidak melakukan adanya pengadaan tiang pancang sebanyak 85 buah.
Tidang panjang tersebut seharusnya memiliki ukurang dengan panjang 10 meter dan juga memiliki diameter sebesar 30 cm.
Biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas proyek pembangunan dermaga yang terletak di Papua nilainya sebesar Rp 3,1 miliar.
Dilansir dari Antara, anggaran yang digunakan untuk pengerjaan proyek dermaga tersebut menggunakan dana yang bersumber dari DAK tahun 2021. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi