Kedai Kopi Tertua di Menteng Jakarta Pusat Ini Usianya Sudah 145 Tahun, Pemiliknya Imigran dari China

inNalar.com – Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak digemari oleh semua kalangan saat ini.

Kopi seakan menjadi sebuah hidangan wajib tiap harinya bagi para penikmatnya, tiada hari tanpa kopi.

Tempat-tempat untuk menikmati kopi kian menjamur. Mulai dari angkringan, warkop, kedai kopi, hingga cafe-cafe moderen tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Saingi Bintang! Inilah Benda Paling Terang di Langit Saat Malam, Bukan Bulan Apalagi Planet Lain, Coba Tebak!

Namun, tahukah kalian kalau kedai kopi tertua di Indonesia terletak di ibu kota Jakarta?

Jakarta yang sudah menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian sejak sebelum kemerdekaan ternyata juga menjadi tempat berdirinya kedai kopi pertama di Indonesia.

Kedai kopi pertama di Indonesia ini terletak di daerah Cikini, Menteng, Jakarta Pusat sebagaimana dilansir dari laman resmi usahanya.

Baca Juga: Gus Iqdam, Pendakwah Kondang Ini Juga Ikhtiar Jemput Rezeki, Jualan Boneka dan Aksesoris Wanita Sampai…

Cafe dengan nuansa vintage ini terletak di kawasan strategis Jakarta, menjadi salah satu tempat yang cocok untuk menikmati kopi.

Apalagi kopi di kedai ini diolah sendiri dan memiliki rasa yang otentik karena sudah berdiri ratusan tahun.

Kedai kopi dengan nama Bakoel Koffie ini sudah berdiri sejak tahun 1878, yang berarti saat ini sudah mencapai usia 145 tahun.

Baca Juga: Penyakit Mematikan, Stroke Bisa Serang Siapa Saja! dr Saddam Ismail Jelaskan 6 Cara Mudah Mencegahnya

Sebelum menjadi sebuah kedai kopi, ternyata dahulunya adalah warung nasi. Warung nasi tersebut berdiri pada tahun 1870 dan terletak di Jl. Hayam Wuruk Jakarta Barat.

Pemiliknya, Tek Sun, merupakan seorang imigran dari Cina yang istrinya merupakan warga Indonesia.

Tek Sun membeli biji kopi dari seorang perempuan yang membawa bakul dari bambu, dan menawarinya.

Dari situlah nama Bakoel Koffie dan logonya yang berupa perempuan membawa bakul terbentuk.

Tek Sun mulai belajar untuk mengolah biji kopi hingga akhirnya jadilah kopi tubruk dan mulai menghidangkan kopi tubruknya bersama dengan makanan di warung nasi.

Setelah itu, kopi yang ditawarkannya menjadi sangat populer, melebihi makanan yang dijual di warung nasi.

Pada tahun 1878, Tek Sun membuka sebuah tempat yang menjadikan kopi sebagai produk utamanya.

Selanjutnya, pada tahun 1927 Tek Sun mendirikan tempat pengolahan biji kopi dengan nama Tek Sun Ho.

Kopi dari Tek Sun Ho semakin berkembang, menyebar hingga ke seluruh daerah di indonesia dan warungnya juga tidak pernah sepi pembeli.

Kopi dari Bakoel Koffie bahkan diekspor hingga ke luar negeri, seperti Belanda, Australia, Jepang, hingga timur tengah.

Selain di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Bakoel Koffie juga memiliki kedai di daerah Bintaro, Tangerang Selatan.

Setelah 145 tahun, kedai kopi ini masih tetap  bertahan bersaing dengan warkop dan cafe-cafe yang kian banyak jumlahnya.

Kedai kopi ini bukan hanya menawarkan kopi, namun juga makanan dan minuman lainnya yang tak kalah menarik dari kopinya.

Bakoel Koffie sebagai kedai kopi tertua di Indonesia tentu memiliki rasa yang otentik dan khas.

Kedai kopi ini juga memiliki toko yang menjual produk biji kopi dan kopi bubuknya sendiri.

Bakoel Koffie, selain merupakan kedai kopi tertua juga menjadi salah satu produk kopi khas Indonesia yang dipasarkan hingga ke luar negeri. ***

Rekomendasi