

inNalar – Baru-baru ini peresmian kereta cepat telah dilakukan. Berbondong-bondong para pejabat publik, ‘menjajal’ laju dari kereta cepat tersebut.
Tak lupa presiden Jokowi juga mengajak beberapa influencer dan artis Indonesia untuk turut serta mencoba kereta cepat Jakarta-Bandung.
Menjadi hal yang baru bagi Indonesia memiliki kereta cepat yang mampu berjalan hingga ratusan kilo meter per jam.
“Kecepatan kereta cepat milik Indonesia ini sangat luar biasa. Dapat berjalan secepat 350 km per jam” tutur Presiden Jokowi
Kereta cepat Jakarta-Bandung ini juga diklaim menjadi yang pertama di Indonesia, serta pertama di Asia Tenggara.
“Kereta cepat yang memiliki rute Jakarta-Bandung ini merupakan transportasi umum pertama yang ada di Indonesia sekaligus Asia Tenggara” ungkap Presiden Jokowi.
Bukan tanpa sebab, pasalnya kereta cepat ini sangat berfungsi dengan baik apabila dijalankan di rute tersebut.
Waktu tempuh perjalanan darat yang semula hampir mencapai 5 hingga 6 jam, dengan menaiki kereta cepat ini jarak ditempuh hanya dengan waktu 29 menit.
“Saya sudah naik sebanyak tiga kali, yang dirasakan ketika naik begitu cepat dan nyaman. Perjalanan ditempuh hanya dalam waktu 29 menit. Dari Jakarta ke Bandung” ucap Presiden Jokowi.
Baca Juga: Badminton Lovers Berduka Cita, Bulutangkis Indonesia Cetak Sejarah Buruk di Asian Games
Penamaan kereta cepat tersebut langsung diresmikan oleh Presiden Jokowi, dengan saran nama yang cukup unik.
“Kereta cepat ini dinamai dengan W-H-O-O-S-H atau dibaca dengan Whoosh. Dengan adanya pembukaan ini kereta cepat whoosh saya nyatakan dioperasikan” tutur Presiden Jokowi.
Menurut Presiden Jokowi, penamaan kereta cepat whoosh ini terinspirasi dari suara yang berkecepatan tinggi.
Diketahui kereta cepat juga memiliki kepanjangan yang berarti ‘Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat’ disingkat menjadi Whoosh.
Penamaan kereta cepat Whoosh ini juga sempat menuai polemik. Karena sebelumnya terdapat perbedaan diksi di akhir kata Whoosh tersebut.
Sebelumnya pada bulan September lalu sempat dikenalkan bahwa huruf H yang terakhir bermakna Handal, namun dalam peresmian tanggal 2 Oktober lalu dirubah menjadi hebat.
Senada dengan ungkapan Presiden Jokowi, Menteri Perhubungan merespon positif atas perubahan nama yang terjadi.
Menurutnya nama kereta cepat Whoosh ini masih lebih baik dibandingkan dengan kereta cepat milik Jepang yang diberi nama Shinkasen.
Tarif yang dipatok untuk menaiki kereta cepat ini masih belum diputuskan, untuk sementara masih di diskusikan tentang harga yang tepat.
“Tarif dari kereta cepat ini akan disegerakan untuk diumumkan. Kurang lebih sekitar 250-350 ribu untuk sekali naik. Sementara masih akan di gratiskan sampai pertengahan bulan” pungkas Presiden Jokowi.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi