Investasi USD50 Juta, PLTS di Batam Ini Proyek EBT Terbesar di Kepulauan Riau dengan Hasil Kolaborasi Nasional

inNalar.com – PT PLN (Persero) direncanakan bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung yang rencananya akan dibangun di Waduk Tembesi, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Targetnya PLTS terapung yang bakal dibangun di Kota Batam, Kepulauan Riau ini bisa mulai dioperasikan pada tahun 2024.

Komitmen realisasi pembangunan PLTS Tembesi di Kota Batam, Kepulauan Riau ini dibuktikan dengan adanya MoU yang telah disepakati oleh tiga perusahaan dalam negeri pada Senin, 17 April 2023.

Baca Juga: Rusia Cabut Mega Proyek Kilang Kebanggan Jokowi di Tuban, Imbas dari Konflik Rusia-Ukraina, Ini Dampaknya!

Adapun ketiga pihak yang saling berkolaborasi dalam proyek PLTS terapung di salah satu waduk yang ada di ibukota Kepulauan Riau ini meliputi PT PLN Batam, PT PLN Nusantara Power, dan PT Energi Baru TBS.

Jika PLTS Tembesi ini berhasil beroperasi sesuai target waktunya, komitmen PLN untuk mengurangi pelepasan gas rumah kaca sebesar 29 persen di tahun 2030 akan semakin terang nyata adanya.

Pembangunan PLTS Tembesi ini disebut menja di proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) terbesar di Kepulauan Riau. Bahkan, rencana ini telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional sejak September 2022.D

Baca Juga: Suka Makan Daging untuk Defisit Kalori? dr Saddam Ismail: Berat Badan Bukannya Turun tapi Malah Naik!

ikutip inNalar.com dari YouTube Kantor Perwakilan BP Batam, “Rencananya, pengembangan PLTS tersebut akan dilakukan pada dua waduk, yaitu Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi,” ungkap Irfan Syakir, selaku Kepala Pusat Pengembangan KPBP dan KEK.

Adapun pembangunan PLTS yang satu ini akan berlokasi di Waduk Tembesi, Batam, Kepulauan Riau.

Pembangunan PLTS ini diperkirakan bakal serap investasi hingga USD 50 juta, maka tak heran apabila proyek EBT ini terbesar di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Baca Juga: Jangan Coba-coba, Bakal Didenda Miliaran Atas Tindak Pidana dalam UU Perlindungan Data Pribadi, Ini Sanksinya!

Target jangka panjangnya, daya kapasitas listrik yang dihasilkan dari PLTS Tembesi ini bisa dikembangkan hingga 125 Megawatt (MW) pada 2026.

Namun sebagai awal mulanya, PLTS ini akan memiliki daya kapasitas sebesar 42 MWp pada 2024.

Proyek pengembangan berbasis EBT ini menjadi salah satu strategi PLN dalam memikat investor asing untuk ikut berinvestasi di Batam, Kepulauan Riau.

Selain itu, PLTS dengan hasil kolaborasi perusahaan lokal ini tentunya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi proyek EBT lainnya di Indonesia.

Sedikit sisi menarik dari PT Energi Baru TBS yang menjadi salah satu investor dalam proyek PLTS di Batam, Kepulauan Riau ini.

Dilansir inNalar.com dari laman resmi perusahaannya, PT Energi Baru TBS sedang gencar melakukan diversifikasi usahanya usai berhasil mengelola tambang batubara.

Perusahaan PT Energi Baru TBS ini mulai merambah sektor bisnis hijau, tepatnya di bidang energi listrik.

Adapun fokusan sektor energi bersih yang dilirik oleh perusahaan ini ialah pengembangan pembangkit pistrik berbasis tenaga air, angin, panel surya, dan lainnya.***

 

Rekomendasi