

inNalar.com – BP Batam terus menggenjot progres pembangunan taman bundaran bergaya futuristik di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Menurut progres terkini yang dibagikan oleh BP Batam melalui akun YouTube resminya, kini bentuk bundaran raksasa di jalan akses menuju Bandara utama Provinsi Kepulauan Riau ini sudah mulai terlihat.
Rupanya calon landmark terbaru di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau ini tak hanya sekadar menjadi taman bundaran biasa.
Bentuk taman bundaran di jalan menuju bandara Hang Nadim di Kota Batam, Kepulauan Riau ini memiliki diameter 100 meter dengan pilar elastis berbentuk tema ‘Layar Terkembang’.
Sekilas mendengar ‘Layar Terkembang’ yang menjadi tema desain futuristik bundaran di Batam, Kepulauan Riau ini seperti sebuah judul novel klasik 1937 karya Sutan Takdir Alisjahbana.
Namun jika kita menguliknya lebih mendalam, ternyata banyak makna filosofis yang terkandung dalam tema khusus yang diangkat sebagai desain taman bundaran bergaya modern ini.
Rupanya tema ‘Layar Terkembang’ ini merupakan hasil sayembara Pemerintah Kota Batam yang berhasil dimenangkan oleh seorang dosen arsitektur Universitas Multimedia Nusantara (UMN), yakni Rizki Tridamayanti Siregar bersama alumni Arsitektur UMN 2016.
Dilansir dari laman resmi UMN, makna ‘Layar Terkembang’ adalah representasi dari budaya leluhur Batam, Kepulauan Riau yang sangat dekat dengan laut.
Nilai budaya melaut inilah yang terpancar dari bentuk kibasan layar kapal raksasa, terlebih pancaran cahaya pilarnya akan semakin terlihat realistis bak kapal tertiup angin berkat sifat elastisnya.
Menariknya lagi, pilar yang elastis dan kuat tersebut dilengkapi dengan sistem Piezoelektrik. Jadi, ketika pilar berayun atau bergetar tertiup angin, maka material canggih ini akan menghasilkan energi listrik.
Energi listrik yang tersimpan akibat adanya gerakan atau tekanan dari pilar yang tertiup angin tersebut bisa digunakan untuk menghidupkan lampu LED di taman bundaran Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.
Inilah mengapa desain futuristik taman bundaran Bandara Hang Nadim sangat dinantikan oleh warga Batam, Kepulauan Riau.
Selain karena desain mewahnya, ternyata sistem pancaran pilar layar terkembangnya dihasilkan dari energi yang ramah lingkungan.
Apabila ditinjau dari makna sosilogisnya, bentuk bundaran di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau ini menjadi salah satu simbol keberagaman masyarakat yang kini hidup dalam dua zaman.
Dahulu leluhur penduduk Batam selalu memanfaatkan alam sebagai pengetahuan sekaligus penghidupannya, kini implementasi corak simbolis budaya leluhur tersebut seolah melekat pada desain dan sistem yang terbalut indah dalam bentuk landmark baru di pusat kota Kepulauan Riau ini.
Tak heran apabila taman bundaran di Bandara Hang Nadim ini bakal jadi yang termegah di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam.***