

inNalar.com – Desa Sembiran merupakan salah satu desa tua atau desa kuno yang ada di Bali.
Desa tua, Desa Sembiran ini terletak di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali.
Disebut sebagai desa tua, karena Desa Sembiran, Bali sudah ada sejak zaman batu tua atau zaman Paleolitikum dan Megalitikum.
Masih adanya bukti-bukti sejarah, membuat Desa Sembiran, Bali ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para arkeolog hingga wisatawan.
Dikutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, luas wilayah dari Desa Sembiran, Bali ini adalah 1.793.785 m2.
Total dari luas wilayah desa tua di Bali ini meliputi luas wilayah pada pemukiman sekitar 13.220 m2, luas wilayah perkebunan sekitar 1.723.710 m2, dan sisanya luas wilayah kegiatan lainnya.
Baca Juga: Wajah Keriput Jadi Kencang! 5 Manfaat Lidah Buaya Bagi Kecantikan Sejak Nenek Moyang, Auto Glowing!
Jika dilihat dari luas wilayah, maka memang benar bahwa sebagian besar wilayah yang ada di Desa Sembiran Bali merupakan wilayah perkebunan.
Melansir dari jadesta kemenparekraf, ada 40 perabotan kuno dengan bentuk yang beragam yang masih tersimpan di Desa Sembiran Bali.
Selain itu balai desa yakni sebuah bangunan kuno juga masih dilestarikan dan tetap digunakan hingga kini oleh para warga.
Terdapat juga 20 buah prasasti perunggu yang merupakan peninggalan sejarah dari keberadaan Desa Sembiran.
Semua peninggalan sejarah baik itu semua perabotan dan prasasti, telah disimpan di rumah tua Desa Sembiran Bali.
Rumah tua merupakan rumah peninggalan sejarah yang kemudian dibangun ulang, tapi tidak menghilangkan bentuk dan ciri khas dari bangunan sebelumnya.
Kemudian rumah tua ini dijadikan sebagai wisata sejarah yang beredukasi untuk siapa saja yang berkunjung.
Bagi mereka yang datang ke desa tua di Desa Sembiran, Bali akan berlibur sambil mengetahui sejarah akan keberadaan desa tersebut dan merasakan alam pedesaan.
Selain itu, para wisatawan juga bisa langsung bercengkrama langsung dengan warga-warga Desa Sembiran, Bali yang ramah. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi