Telan Rp278 Miliar! Jembatan Melengkung di Kalimantan Selatan Ini Jadi yang Pertama di Indonesia, Panjangnya..

InNalar.com – Provinsi Kalimantan Selatan memiliki jembatan yang diklaim memiliki struktur melengkung pertama di Indonesia.

Hal tersebut karena jembatan di Kalimantan Selatan ini menggunakan sistem cable stayed dengan struktur melengkung, dan ini merupakan pertama kalinya ada di Indonesia.

Adapun jembatan yang memiliki struktur melengkung pertama di Indonesia tersebut berada di kota Banjarmasin, provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Luasnya 600 m2, Bandara Mini di Bintan Kepri Ini Punya View Pendaratan Terindah Bak Negeri Dongeng, Penasaran?

Meskipun strukturnya melengkung, namun jembatan di Banjarmasin ini memiliki panjang 850 meter, dengan lebar 20 meter.

Tentu dengan keunikan yang ada, saat jembatan ini mulai diresmikan banyak orang-orang di Kalimantan Selatan langsung mencoba untuk melewatinya.

Sekedar informasi, sebenarnya jembatan ini merupakan pengganti dari jalur penghubung sebelumnya, yaitu Jembatan Kayu Tangi I.

Baca Juga: Kecil Tapi Khasiat Super! 7 Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Sebagai Pencegah Kanker

Karena sudah tidak layak dipakai dan menggunakan kontruksi kayu yang semakin rapuh, maka pemerintah berinisiasi mengganti jembatan kayu pendahulunya itu.

Hingga akhirnya jadilah jembatan Sei Alalak, di Kota Banjarmasin, Kalimantan yang merupakan Jembatan Cable Stayed Melengkung Pertama di Indonesia.

Selama pembangunan terjadi, proyek kontruksi jembatan melengkung di Kalimantan Selatan ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 278 miliar.

Baca Juga: Potterhead Merapat! Universitas di Inggris Ini Punya Jurusan yang Unik, Setelah Lulus Bisa Jadi Penyihir?

Dilansir InNalar.com dari binamarga.pu.go.id, Desain Jembatan Sei Alalak yang menggunakan sistem cable stayed dengan struktur melengkung di Kalimantan Selatan ini sebenarnya didasari karena keterbatasan lahan untuk pembangunan jembatan baru.

Walaupun melengkung, namun desain jembatan seperti ini yang berada di tentu sudah memenuhi aspek dan pokok perencanaan yang telah diuji oleh para ahli di forum KKJTJ (Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan).

Sebab selama masa uji coba, jembatan melengkung Sei Alalak di Banjarmasin Kalimantan Selatan ini telah dicoba 32 unit armada truk, dengan masing-masing memiliki muatan 24 ton.

Selama proses uji coba dilakukan, tiap truk akan dibagi dalam beberapa kelompok melalui 4 skema pembebanan, namun Tiap skema pembebanan memiliki jumlah truk dengan total beban yang berbeda-beda.

Tindakan beban yang berbeda tersebut dilakukan agar dapat mengetahui pembebanan pada jembatan yang dilakukan secara statis dan dinamis.

Tidak Jadi yang pertama di Indonesia, sebab Jembatan Sei Alalak di Kalimantan Selatan ini juga memiliki keunikan lain, yaitu memiliki struktur lantai jembatan yang melengkung secara 3 dimensi, dengan ditopang struktur pylon yang melengkung asimetris.

Selain jadi yang pertama di Indonesia, jembatan melengkung Sei Alalak juga diklaim tahan gempa, dengan dapat bertahan hingga 100 tahun lamanya.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]