32 Tahun Berdiri, Perusahaan Pertambangan Ini Kuasai Konsesi Tambang Batu Bara di 5 Kabupaten Pulau Borneo

inNalar.com – PT Baramulti Suksessarana Tbk merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara.

Perusahaan tersebut berdiri pada tanggal 31 Oktober 1990, dan berkantor pusat di Jakarta.

Jika diakumulasikan, perusahaan yang bergerak di bidang pertamabngan batu tersebut telah berdiri selama 32 tahun.

Baca Juga: Dibangun 1883, Gereja Tertua di Kepulauan Riau Ini Namanya Unik dan Jadi Peninggalan Belanda di Tanjungpinang

Melansir dari informasi perusahaan, ternyata pabrik pertambangan yang berdiri pada tahun 1990 tersebut memiliki konsesi tambang batu bara di 5 kabupaten di Pulau Borneo (Kalimantan).

Konsesi-konsesi tersebut rata-ratanya berada di empat kabupaten Provinsi Kalimantan Selatan.

Sedangkan, satu konsesi batu bara dari perusahaan ini letaknya berada di provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga: Tak Kalah Dari Kopi Vietnam, Ini 9 Jenis Sajian Kopi Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia, Mana Favoritmu?

Melansir dari laman web resmi bssr.co.id, disebutkan bahwa total luas konsesi tambang batu bara PT Baramulti Suksessarana diperkirakan seluas 24.518 hektare.

BSSR memiliki komitmen yang kuat terhadap pertumbuhan batu bara yang stabil di Indonesia.

Diketahui, BSSR membagi wilayah pertambangannya di Kalimantan Timur menjadi 4 blok yang berbeda.

Baca Juga: Arus Pasangan Baru, Muncul Aspirasi Duet Ganjar-Erick, Pengamat: Punya Banyak Keunggulan

Kemudian, batu bara yang dihasilkan dari blok-blok tersebut akan dipasarkan sesuai dengan blok tempat pertambangannya.

Menurut catatan sejarahnya, pada tahun 1995, awalnya PT Baramulti Suksessarana Tbk mengakuisisi 50% saham dari PT Antang Gunung Maratus.

Setelah pengakuisisian perusahaan, akhirnya BSSR mendapatkan izin tambang di konsesi yang terletak di empat kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan tersebut.

Pertambangan batu bara dari PT Antang Gunung Maratus Kalimantan Selatan di tangan BSSR pun dianggap memiliki kemajuan.

Sebab itulah, peningkatan kepemilikan saham dari BSSR di PT Antang Gunung Maratus meningkat menjadi 82% hingga 100% pada tahun 2012.

Setelah mengalami perkembangan yang sangat pesat, pada tahun 2021 perusahaan ini pun menambah fasilitas berupa overland conveyor untuk memaksimalkan kapasitas produksinya.

Hingga saat ini, PT Baramulti Suksessarana terus meningkatkan kualitas produksi batu baranya dari konsesi tambang-tambang di lima kabupaten Pulau Borneo tersebut.***

 

 

 

Rekomendasi