Dananya Capai Rp437 Miliar, Jembatan di Bandung Ini Jadi yang Pertama Gunakan Teknologi Tahan Gempa

inNalar.com – Bandung merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang menjadi pusat pemerintahan di Provinsi Jawa Barat.

Jadi daerah yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, sarana dan infrastruktur di Bandung bisa dibilang sangat memadai sejak dulu.

Salah satu infrastruktur yang menjadi ikon di Bandung adalah jembatan Pasupati.

Baca Juga: Telan Rp278 Miliar! Jembatan Melengkung di Kalimantan Selatan Ini Jadi yang Pertama di Indonesia, Panjangnya..

Secara administratif, jembatan Pasupati berlokasi di Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.

Dilansir inNalar.com dari Kementrian PUPR, proyek jembatan Pasupati ini dikerjaan oleh PT Wijaya Karya, PT Waskita, dan Combined Group Co.

Penamaan jembatan Pasupati ini diambil dari dua nama jalan yang digabungkan yakni Pateur dan Surapati.

Baca Juga: Fun Fact! Diusulkan Sejak Tahun 60-an, Jembatan Terpanjang Se-Indonesia Ini Pernah Mangkrak, Apa Alasannya?

Sesuai dengan dua nama jalan tersebut, jembatan Pasupati ini menghubungkan jalan Pateur dan jalan Surapati.

Jembatan ini mulai beroperasi sejak tahun 2005 dan menjadi jembatan terpanjang ke dua di Indonesia.

Sebagai informasi, jembatan terpanjang di Indonesia pertama adalah Jembatan Suramadu yang ada di Madura.

Baca Juga: Hubungkan Lombok-Sumbawa, Mega Proyek Jembatan di NTB Ini Akan Serap Investasi Rp20 Triliun, Panjangnya…

Jembatan ini memiliki panjang sekitar 2,8 Kilometer dengan lebar 21,53 meter.

Dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan jembatan sepanjang 2,8 Kilometer ini mencapai Rp 437 Miliar.

Keunikan jembatan ini ada pada bagian tengahnya yang mana terdapat satu tiang yang cukup tinggi dan ditopang dengan 19 cable stayed.

Tak hanya itu pembangunan jembatan ini menggunakan teknologi Look Up Device (LUD).

Teknologi tersebut adalah perangkat khusus tahan gempa buatan Perancis.

Bahkan, jembatan Pasupati merupakan jembatan pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi tahan gempa.***

 

Rekomendasi