

inNalar.com – Agbogbloshie adalah sebuah lahan pembuangan limbah elektronik yang paling tercemar dan terbesar di dunia.
Agbogbloshie sendiri terletak di salah satu negara wilayah Afrika Barat yakni Ghana.
Melansir dari akun YouTube Jelajah Bumi, ada ribuan orang di daerah tersebut menggantungkan hidupnya dari kepingan-kepingan barang rongsokan.
Agbogbloshie merupakan wilayah yang sangat kumuh karena menjadi tempat pembuangan jutaan ton limbah elektronik dari berbagai negara di dunia.
Areanya sendiri dekat dengan perkampungan Old Fadama yang merupakan tempat tinggal lebih dari 150 ribu warga Ghana.
Masyarakat tersebut hidup dengan kemiskinan yang sangat ekstrem.
Daerahnya sendiri menjadi rumah bagi pelaku pasar gelap, perampok bersenjata, bahkan pengedar narkoba.
Ada ribuan orang mengumpulkan barang berharga dari rongsokan limbah elektronik yang sudah dibuang di tempat tersebut.
Hanya saja, kehadiran sampah ini memberikan efek tersendiri yang mencemari lingkungan.
Berawal di akhir tahun 1990-an, tepat saat hadirnya bendungan baru di sekitar lokasi sehingga berhasil memasok sumber listrik utama bagi masyarakat.
Kemudian keadaan tersebut menyebabkan peningkatan permintaan terhadap konsumsi listrik.
Banyak orang meminta televisi dan komputer bekas yang masih bisa digunakan.
Warga Ghana sendiri menerima dengan baik atas kehadiran barang bekas elektronik yang diimpor dari negara barat melalui sektor teknologi Afrika.
Hanya saja terlalu banyak jumlah barang yang sudah tidak dapat digunakan kembali sehingga berakhir pada tempat pembuangan sampah.
Pada tahun-tahun berikutnya, sampah-sampah tersebut terus dikirim ke wilayah ini.
Seperti dari Jepang, Amerika Serikat, hingga beberapa negara lainnya di Eropa.
Negara-negara maju tersebut memilih Ghana untuk membuang limbah elektronik karena memiliki biaya yang jauh lebih murah daripada harus mendaur ulang.
Agbogbloshie penuh dengan asap pekat dan kepingan-kepingan sampah di setiap jengkal lahannya.
Baca Juga: Inilah Sekilas Tentang Negara Nauru, Wilayah Kaya Raya karena Tahi Burung Namun Kini…
Ada banyak warga yang membakar kabel serta berbagai produk elektronik yang sudah tidak berfungsi lainnya.
Proses pembakaran ini ditujukan untuk memisahkan kawat logam dari plastik yang membukusnya.
Orang-orang yang melakukan kegiatan tersebut bahkan tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak.
Mereka akan mengumpulkan sisa-sisa logam hasil pemisahan dan menjualnya untuk biaya hidup sehari-hari.
Dengan adanya aktivitas ini, tidak heran jika Agbogbloshie digolongkan sebagai tempat paling tercemar dan kumuh terbesar di dunia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi