

inNalar.com – Penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan tidak mengenal usia namun tidak bisa menular.
Kematian yang terjadi di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh penyakit jantung ini menurut (WHO).
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 terdapat 1,5 persen atau setara 15 dari 1.000 penduduk (2.784.064) Indonesia menderitanya.
Jantung sendiri merupakan organ penting bagi tubuh manusia yang berfungsi memompa seluruh peredaraan darah ke semua bagian.
Penyakit jantung mempunyai berbagai macam jenis dan yang paling sering didengar ialah jantung koroner.
Aritmia yang merupakan kelainan jantung pada irama yang berdetak tidak teratur, terlalu cepat atau terlalu lambat.
Baca Juga: BMKG Laporkan Wilayah Keerom Papua Diguncang Gempa Bumi M 7.1, Begini Rilis Resminya
Aterosklerosis, pengerasan pada pembuluh darah yang mengakibatkan kurangnya suplai darah.
Kardiomiopati , penyakit jantung yang menyebabkan otot jantung menjadi kaku karena kelemahannya.
Gagal Jantung yang tidak dapat memompa darah secara optimal berakibat tidak memenuhi kebutuhan organ tubuh.
Baca Juga: Tak Punya Garis Pantai, Pulau Bungin di Nusa Tenggara Barat Ini Berstatus Terpadat di Indonesia?
Penyakit Jantung Bawaan khusus penyakit ini yang sudah ada sejak dilahirkan dan bisa diketahui secara cepat setelah lahir.
Lainnya adalah Infeksi Jantung dikarenakan virus atau parasit, Jantung Koroner yang merupakan penumpukan plak di pembuluh darah.
Kemenkes RI melalui lama Instagramnya memberikan pencegahan penyakit jantung dengan menerapkan perilaku CERDIK dan PATUH.
Sedangkan untuk penerapan PATUH seperti
Perilaku gaya hidup tidak sehat juga menjadi penyebab utama untuk penyakit jantung ini yang disertai aktivitas merokok, asupan gula yang tinggi sampai kurangnya berolahraga.
Hal tersebut bisa memiliki potensi berhentinya jantung secara mendadak atau sudden cardiac death. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi