

inNalar.com – Pelabuhan merupakan infrastruktur paling vital di Kepulauan Riau, mengingat wilayah geografisnya didominasi lautan dan memiliki 2.408 pulau.
Meski niat awal di tahun 2010, proyek pembangunan Pelabuhan Dompak diperuntukkan untuk mengatasi kesemrawutan dan kepadatan aktivitas di sekitar laut Tanjungpinang.
Ternyata proyek pembangunan Pelabuhan Dompak di Tanjungpinang, Kepulauan Riau ini sudah terlanjur menyerap dana APBN senilai Rp121 miliar.
Namun apa daya pelabuhan ini justru mangkrak usai hampir selesai dibangun. Padahal, fasilitas sarana dan prasarana nampak telah hampir apik untuk dimanfaatkan sebagai pendongkrak ekonomi daerahnya.
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepulauan Riau mendatangi dermaga tersebut pada 11 Maret 2023.
Lantas apa penyebab pelabuhan Dompak di Tanjungpinang ini justru mangkrak?
Dilansir dari laman Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, terungkap bahwa salah satu penyebab mengapa bangunan yang tinggal tahap finishing ini justru mangkrak ialah adanya dugaan korupsi.
Berdasarkan penelusuran melalui laman BPK Kepulauan Riau, Polres Tanjungpinang mengendus aroma dugaan korupsi dalam proyek pengembangan pelabuhan terkhusus pada tahap penyelesaian atau finishingnya.
Berdasarkan catatan yang diungkap pada 4 September 2018 dalam laman tersebut, pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka dalam dugaan kasus korupsi proyek Rp121 miliar ini.
Catatan kerugian negara pun mencapai Rp5.054.740.904. Perlu diketahui bahwa sumber pembiayaan pembangunan dermaga di Kepulauan Riau ini berasal dari dana APBN periode 2015.
Proyek macet ini telah mubazirkan bangunan yang sudah terlanjur jadi hingga akhirnya plafon perlahan ambruk, semak belukar semakin mendominasi area tersebut.
Bahkan, cat dindingnya pun mengelupas dan jendela kaca pecah hingga bolong bagai bangunan terbengkalai.
Kementerian Perhubungan sempat mengungkapkan niat perbaiki pelabuhan Dompak di Tanjungpinang ini pada tahun 2019.
Namun nyatanya hingga BPKP Kepulauan Riau menyambangi dermaga laut ini pun ternyata statusnya masih macet alias belum beroperasi.
Diharapkan niat perbaikan Pelabuhan Dompak di Tanjungpinang mulai menjadi prioritas pihak Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Hal ini tentu dapat bermanfaat sebagai sumber lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan membuka gerbang ekonomi yang lebih luas bagi daerah kepulauan terbesar di Indonesia ini.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi