

inNalar.com – Bandung merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki jembatan terpanjang ke-2 di Indonesia.
Jembatan terpanjang ke-2 di Indonesia yang ada di Bandung tersebut berkonsep jembatan layang.
Jembatan di Bandung itu dikenal dengan nama Jembatan Pasupati yang menjadi salah satu ikon Bandung.
Sesuai gabungan jalan yang menjadi asal usul penamaannya, jembatan ini menghubungkan jalan Pateur dan jalan Surapati.
Menghubungkan dua jalan, jembatan ini membentang sepanjang 2,8 kilometer dengan lebar 21,53 meter.
Jembatan ini dibangun guna membuat arus lalu lintas dari wilayah sekitar Jabodetabek ke Bandung menjadi lebih mudah.
Bisa dibilang jembatan ini merupakan salah satu ikon dari Bandung karena kemegahannya.
Tak hanya terlihat megah, jembatan sepanjang 2,8 kilometer ini juga dilengkapi teknologi yang paling canggih pada masanya.
Jembatan Pasupati merupakan jembatan pertama di Indonesia yang menggunkan teknologi anti gempa.
Perangkat teknologi anti gempa ini disebut dengan Lock Up Device yang dibuat di Prancis.
Secara keseluruhan perangkat yang digunakan adalah 663 unit segmen yang ditopang oleh 46 tiang.
Untuk membangun jembatan megah ini, dana yang dikucurkan tidaklah sedikit yakni mencapai USD 33 juta atau sekitar Rp516 Miliar.
Sumber dana yang digunakan untuk merealisasikan jembatan ini adalah dari dana pinjaman dari Kuwait.
Didanai Kuwait, bukan berarti proyek jembatan ini berjalan dengan sangat mulus.
Proyek pembangunan jembatan pasupati malah sempat mangkrak selama 3 tahun.
Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, mangkraknya pembangunan jembatan ini karena dihentikannya kucuran dana dari Kuwait akibat keterlambatan pemerintah dalam membayar cicilan.
Keterlambatan penyelesaian pembangunan dari proyek ini berdampak pada dana yang dibutuhkan menjadi membengkak dan melebihi alokasi dana dari Kuwait.
Menghadapi hal tersebut, akhirnya pemerintah mengucurkan alokasi dana APBN untuk menutupi biaya pembangunan jembatan ini.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi