Rumah Sakit Indonesia di Gaza Palestina Hancur Diserang Zionis Israel! Korban 1 Orang Tenaga Medis Tewas

inNalar.com – Setidaknya 1 orang korban tewas yang terjadi karena adanya serangan dari tentara Zionis Israel yang menghancurkan rumah sakit Indonesia di jalur Gaza, Palestina.

Diketahui bahwa korban tewas akibat dari serangan tersebut merupakan seorang tenaga medis rumah sakit Indonesia berkebangsaan Palestina yang sedang bertugas kala itu.

Serangan yang dilakukan oleh Zionis Israel dilakukan melalui udara yang menembakkan roket kepada penduduk sipil di Jalur Gaza pada Jumat, 7 Oktober 2023 Kemarin.

Baca Juga: Ironis! Tawuran Antar Pelajar Melibatkan 2 SMK di Karangwaru Yogyakarta, Begini Kronologi Lengkapnya

Aksi penyerangan ini merupakan buntut balas dendam tentara Zionis Israel kepada pejuang Hamas Palestina.

Diketahui sebelumnya memang ada penyerangan yang dilakukan oleh Brigade Al-Qossam yang merupakan sayap bersenjata kelompok Palestina Hamas.

Namun tentunya penyerangan yang dilakukan tidak melanggar hak-hak penduduk sipil dan kode etik pertempuran.

Baca Juga: Serangan Dadakan Palestina Setelah 75 Tahun Dijajah, Joe Biden: Amerika Serikat Berdiri Bersama Israel

Serangan yang dilakukan oleh pejuang Hamas Palestina dilakukan semata-mata hanya untuk menyerang Zionis Israel yang menargetkan Bandara dan Pangkalan Militer Israel.

Sebanyak 5.000 roket telah dikirim dari Gaza menuju Zionis Israel dalam 20 menit pertama operasi.

Namun balasan yang dilakukan Zionis Israel dengan menyerang pemukiman penduduk di Jalur Gaza dan Rumah Sakit Indonesia sangatlah disayangkan.

Baca Juga: Hampir Tidak Ada Warga Miskinnya, Ciamis Malah Catatkan Angka Perceraian Fantastis, Penyebabnya…

Pasalnya Rumah Sakit Indonesia yang ada di Palestina dibangun dan dibuka pertama kali pada 27 Desember 2015 lalu menggunakan dana sumbangan masyarakat Indonesia.

Rumah Sakit Indonesia terhitung menelan biaya hingga kurang lebih $9 juta USA.

Dengan kapasitas yang mampu menampung pasien hingga 110 tempat tidur.

Sebagai bentuk simpati dan solidaritas muslim terhadap saudara seimannya yang kala itu sedang berada di bawah tekanan serangan Zionis Israel.

Tidak hanya rumah sakit Indonesia saja, beberapa fasilitas lain seperti masjid dan asrama untuk relawan dan warga Palestina pun juga dibangun.

Selain itu bantuan berupa dukungan logistik dan emosional juga kerap kali diberikan untuk warga Palestina yang terkena dampak dari serangan brutal Zionis Israel.

Rumah sakit Indonesia berlokasi di sebuah Puncak Bukit di luar Jabalya, yang merupakan kamp pengungsi terbesar di jalur Gaza.

Namun karena serangan Zionis Israel Rumah Sakit Indonesia di Palestina kini menjadi rusak dan hancur, bahkan memakan korban.***

 

Rekomendasi