Pertamina NRE Gandeng Kalimantan Timur dalam Proyek Ekonomi Hijau, Apa Dampak Bagi Masyarakat Sekitar?

inNalar.com  Pertamina menggandeng provinsi Kalimantan Timur dalam kerjasama Proyek Ekonomi Hijau.

Kerjasama tersebut merupakan gabungan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dengan Pemprov Kaltim.

Berharap dapat mengembangkan aspek transisi energi di Indonesia yang juga termasuk pengembangan Natured Based Solution (NEBS). 

Baca Juga: Bukan Kopi Sianida, Tapi Ternyata Kopi Bisa Tunjukkan Karakter Kepribadianmu Loh! Kamu Tipe yang Mana?

Selanjutnya juga pengembangan energi hijau yang dilanjutkan kegiatan ramah lingkungan antara Pertamina dan Kalimantan Timur. 

Lainnya juga bertujuan untuk memberi dukungan dalam transformasi ekonomi hijau di Provinsi Kaltim. 

Pada proyek NEBS untuk tahap studi kelayakan sudah diselesaikan pada konsesi di Kalimantan dan akan masuk tahapan komersialisasi.

Baca Juga: Jumlah Korban Pihak Hamas dan Zionis Israel Saat Ini, Palestina Bakal Merdeka Sebentar Lagi?

Pertamina NRE juga terus menggarap bisnis karbon yang menjadi penyedia utama serta terbesar dalam perdagangan karbon.

Adanya kerjasama ini disambut baik oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor yang diharapkan dapat segera dilaksanakan. 

Proyek NEBS adalah solusi dalam perubahan iklim melalui pengelolaan serta pemanfaatan alam secara berkelanjutan. 

Baca Juga: Siapa Sangka Pantai Indah di Malang Ini Pernah Disinggahi Aktivitas Pertambangan Pasir Besi

Menjadi sumber dalam menghasilkan kredit karbon yang bisa diperdagangkan dengan banyak dampak positif. 

Pemilihan hutan Kalimantan yang memiliki hutan tropis dengan kemampuan penyerapan CO2 yang efektif dengan pertumbuhan pohon tiga kali lebih cepat.

Termasuk salah satu hutan tropis terbesar di dunia dan juga menjadi paru-paru dunia dikarenakan mempunyai area sangat luas. 

Memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar berupa pengendalian perubahan iklim, pelestarian aneka ragam hayati, perlindungan masyarakat adat yang tinggal disekitar area konsesi. 

Lanjutnya berdampak juga dalam menjaga ketahanan pangan khusus masyarakat sekitar. 

Kerjasama yang disepakati sudah ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan timur dan Dirut Pertamina NRE Dannif Danusaputro bertempat di Hotel Grand Sahid Jakarta 30 September 2023.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]