PM Israel Nyatakan Perang, Hentikan Pasokan Listrik ke Jalur Gaza Balasan dari Serangan Hamas

inNalar.com – PM Israel Benjamin Netanyahu menyatakan perang setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Hamas menyerang Israel melalui darat, laut, dan udara, sebagai balasan Israel menghentikan pasokan listrik ke Jalur Gaza.

PM Israel juga memperingatkan penduduk Gaza untuk pergi karena akan ada serangan balasan.

Baca Juga: Pertamina NRE Gandeng Kalimantan Timur dalam Proyek Ekonomi Hijau, Apa Dampak Bagi Masyarakat Sekitar?

Pada 7 Oktober 2023, Hamas menyerang Israel bertepatan dengan perayaan Simchat Torah dan Hari Sabtu (Sabat). 

Perayaan tersebut merupakan hari suci bagi penganut Yahudi.

Serangan yang dilakukan Hamas disinyalir sebagai balasan bagi Israel atas konflik kedua negara yang selama ini berlangsung. 

Baca Juga: Bukan Kopi Sianida, Tapi Ternyata Kopi Bisa Tunjukkan Karakter Kepribadianmu Loh! Kamu Tipe yang Mana?

Hamas memulai Operasi Badai Al-Aqsa ini dengan melakukan penyerangan dari darat, laut, dan udara.

Serangan dimulai dari pagi hari dengan meluncurkan roket, ada sebanyak 5.000 roket yang Hamas luncurkan.

Roket tersebut menyasar kota besar dan terdapat ledakan di beberapa kota padat penduduk.

Baca Juga: Jumlah Korban Pihak Hamas dan Zionis Israel Saat Ini, Palestina Bakal Merdeka Sebentar Lagi?

Serangan tidak terduga ini memakan 100 orang korban meninggal dan 900 lebih luka-luka dari pihak Israel, dikabarkan juga ada sekitar 50 orang Israel yang menjadi tawanan.

Dari pihak Palestina, ada 198 korban meninggal dan 1610 yang luka-luka.

Sebagai balasan atas serangan dari Hamas, Israel memberhentikan pasokan listrik ke Jalur Gaza.

PM Israel juga mengatakan bahwa ia berjanji akan mengubah semua tempat persembunyian Hamas di Gaza menjadi “puing-puing”.

Beberapa negara memberikan respon terkait dengan konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas.

Dilansir dari akun Kementerian Luar Negeri Indonesia, merespon sangat prihatin akan konflik antara Palestina-Israel ini.***

 

Rekomendasi