

inNalar.com – Pernah mendengar Las Palmas Island? Bagi, kalian yang pertama kali mendengarnya mungkin mengira pulau ini ada di Eropa atau Amerika bukan Indonesia.
Tentunya, ini salah besar. Las Palmas Island ternyata ada di Indonesia. Las Palmas Island atau lebih dikenal dengan Pulau Miangas.
Pulau Miangas menjadi salah satu pulau paling terluar yang ada di Indonesia. Pulau Miangas berada di bagian ujung Utara Indonesia dan berdekatan dengan Filipina.
Baca Juga: Tak Punya Garis Pantai, Pulau Bungin di Nusa Tenggara Barat Ini Berstatus Terpadat di Indonesia?
Menurut data dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, luas pulau ini mencapai 2,39% dengan jumlah penduduk yang mendiami sekitar 800 jiwa.
Secara geografis letak pulau Miangas lebih dekat dengan daratan Filipina daripada Indonesia.
Melansir dari YouTube INVOICE INDONESIA jika dilihat melalui peta, jarak pulau ini dan kota Davao di Filipina hanya sekitar 83 Km.
Baca Juga: Tak Punya Garis Pantai, Pulau Bungin di Nusa Tenggara Barat Ini Berstatus Terpadat di Indonesia?
Jarak itu lebih dekat jika dibandingkan antara pulau Miangas menuju Marampit 123 Km. Marampit menjadi pulau berpenghuni di gugus kepulauan Talaud.
Apabila pulau ini lebih dekat dengan Filipina, lalu mengapa justru masuk wilayah negara kita?
Diketahui, pulau yang ada di Indonesia merupakan bekas daerah penjajahan Belanda. Berdasarkan cerita turun temurun, pulau Miangas berasal dari kepulauan Mindanao Filipina.
Dulu pulau Miangas disebut sebagai pulau Palma karena banyak ditumbuhi palem atau pala hutan.
Konon ada 2 orang dari Mindanao yang pertama kali menemukan pulau ini. Saat itu, banyak dijumpai pohon palem di rawa-rawa. Lalu dikenal dengan nama Palmas atau Las Palmas.
Las Palmas artinya buah kelapa yang mengambang di laut. Lambat laun, pulau ini menjadi persinggahan perahu dari pulau Nanusa, Marampit dan Karatung yang akan menuju Filipina.
Selanjutnya, banyak orang berdatangan dan menetap di pulau Miangas yang berasal dari pulau sekitarnya.
Pada tahun 1891 oleh Spanyol pulau ini dimasukkan ke dalam wilayah Filipina dan dikenal dengan nama La Palmas.
Namun, diceritakan penduduk saat itu menolak kedatangan Spanyol dan pada tahun 1895 Belanda mengirimkan utusan ke pulau Miangas.
Ini dikarenakan untuk memuji dan memberikan mereka medali karena menolak Spanyol.
Setelah perjanjian Paris di tahun 1898 pemerintah Spanyol menyerahkan kekuasaan mereka atas wilayah yang dijuluki Mutiara Laut dari Orien ini kepada Amerika Serikat.
Menurutnya, wilayah Filipina adalah semua wilayah dalam kotak geografis yang luas. Berhubung Miangas berada dalam batas selatan kotak itu maka dimasukkan ke Filipina.
Wilayah ini kemudian disengketakan oleh Belanda dan Amerika Serikat karena tidak kunjung sepakat maka berakhir di Mahkamah Arbitrase Internasional.
Setelah itu, pada tanggal 4 April 1928 diputuskan pulau La Palmas menjadi bagian dari wilayah Belanda.
Kemudian, setelah kemerdekaan kedua negara dari pihak asing keputusan tentang kepemilikan pulau La Palmas masih dipegang teguh.
Ini dibuktikan dengan perjanjian lintas batas antara Indonesia dengan Filipina yang ditandatangani pada tahun 1956.
Di mana kedua negara mengakui pulau Miangas merupakan pos lintas batas dari pihak Indonesia. Jadi sudah jelas bukan mengapa pulau ini termasuk wilayah negara kita?.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi