Briged Al Qassam Sayap Bersenjata Palestina Siap Lawan Israel, Gunakan Pesawat Al-Zawari, Begini Penampakannya

inNalar.com – Briged Al Qassam siap melindungi Palestina dari seragam Israel dengan menggunakan pesawat Al-Zawari 

Briged Al Qassam merupakan sayap bersenjata yang merupakan pertubuhan dari sosial politik Palestine, Hamas.

Briged Al Qassam sebagai sayap bersenjata Palestina didirikan pada tahun 1984 atas nama Al-Mujahidin Al-Palestin.

Baca Juga: Pro-Kontra Respon Negara-negara PBB Atas Serangan Hamas: Kemerdekaan Palestina Hingga Dukungan ke Israel

Baru-baru ini perang antara Israel dengan Palestina memanas kembali dan menimbulkan ratusan korban jiwa.

Sejumlah serangan dilakukan oleh pasukan Israel Sedekah pernyataan perang terhadap Hamas.

Penggempuran dilakukan oleh Israel terhadap Palestina melalui jalur Gaza.

Baca Juga: Update Terbaru: Iran Tegaskan Tak Terlibat dalam Serangan Pasukan Hamas ke Israel

Dengan memanasnya konflik perang dari kedua negara tersebut dan pernyataan perang terhadap Hamas pada 8 Oktober 2023.

Briged Al Qassam mengeluarkan sebuah video pesawat Al-Zawari yang akan digunakan dalam perang melawan Israel.

Selain itu, pesawat ini akan digunakan pula oleh para pejuang untuk memasuki wilayah Palestina yang dijajah Israel.

Baca Juga: Berdalih Israel Berhak Pertahankan Diri, AS Kirim Bantuan Kapal Induk Tercanggih untuk Serang Palestina

Terlihat dalam video twitter dari akun @Awan Wafdan terlihat pasukan Al-Qassam sudah siap dengan pesawat Al Zawari dalam perang melawan Israel.

Terlihat Lyla dalam video, sayap bersenjata Palestina melakukan uji coba terhadap pesawat Al-Zawari yang bisa melaju dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan percikan api yang cukup besar.

Tidak hanya itu, pesawat tersebut mampu memporak porandakan benda-benda yang berada disekitarnya.

Pesawat dengan nama Zawari diambil untuk.mengenang dan menghormati seorang pejuang dan seorang insinyur penerbangan -Qassam yang tinggal di Tunisia, yaitu Mohamad Al-Zawari.

Zawari berhasil untuk meluncurkan pesawat jenisini beberapa tahun yang silam hingga akhirnya dibunuh oleh agen Mossad pada 4 tahun lalu.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]