Konflik Israel-Palestina Memanas, Tersebar Video Serangan Israel Terhadap Fast-Boat Palestina, Bagaimana?

inNalar.com – Kembali kisruh dan memanas konflik antara Palestina dan Israel semakin memanas.

Sebagai buntut memanasnya konflik kedua negara, Israel melakukan serangan terhadap Fast-Boat sejenis RHIB milik negara Palestina.

Perang kedua negara itu, berdampak pada ratusan korban jiwa yang berasal dari Palestina dan Israel.

Baca Juga: Intip Profil Biodata Alwi Farhan, Peraih Juara Pertama hingga Mencetak Sejarah World Junior Championships 2023

Sejumlah serangan dilakukan Israel sebagai bentuk pembalasan atas serangan Hamas Palestina terhadap Israel.

Dengan serangan tersebut akhirnya Israel menyatakan perang terhadap Hamas di Palestina.

Salah satu serangan yang dilakukan oleh Israel adalah penyerangan Fast-Boat milik Palestina yang terekam dan tersebar di internet, salah satunya yang diunggah oleh akun Twitter @RandomWorldWar.

Baca Juga: Inilah Sosok Konglomerat di Balik 5 Hotel Mewah di Labuan Bajo, NTT! Ada Suami Istri hingga Perusahaan?

Dalam rekaman video yang berdurasi 27 detik terlihat serangan-serangan terhadap fast-boat yang sedang melintas dengan meriam otomatis.

Fast-boat yang melintas di laut tersebut diserang dengan membabi buta dan tepat sasaran.

Seketika meriam ditembakkan ke fast-boat milik Palestina, kendaraan tersebut langsung hancur dan tenggelam ke dalam air.

Baca Juga: Curhatan Dini Sera Afrianti di Postingan Sebelum Meninggal Dunia, Andini Sering Dianiaya Kekasihnya?

Penyerangan tersebut dilakukan pada 7 Oktober 2023 yang merupakan infiltrasi jalur laut.

Penyerangan tersebut diklaim oleh Israel yang merekam penyerangan tersebut melalui targeting sistem untuk meriam otomatis yang letaknya di kapal perang Israel.

Kaliber yang digunakan untuk menyerang fast-boat Palestina tersebut memiliki kaliber antara 25 mm hingga 40 mm.

Tercatat pula dari perang antara kedua negara tersebut telah menewaskan hingga 413 warga Palestina dan 700 warga Israel.

Perang kedua bela pihak tersebut dimulai pada 7 Oktober 2023 yang diawali dari serangan ribuan roket yang menyerang daerah Israel.***

 

Rekomendasi