

inNalar.com – Beberapa saat lalu, PT Sumbawa Timur Mining mengumumkan kepada publik mengenai hasil pengujian kadar logam dari lubang bor di NTB.
Diketahui, lubang yang dibor di perut bumi NTB tersebut sedalam 2.042,72 meter.
Hasil pengumuman tersebut menyebutkan bahwa di dalam lubang bor NTB tersebutterdapat potensi sumber daya mineral yang tinggi, layaknya emas dan tembaga.
PT Sumbawa Timur Mining sendiri mengkonfirmasi dan melaporkan intercept 1.594,7m dengan kadar @ 1.00% Tembaga dan 0.40g/t Emas.
Melansir dari laman resmi sumbawa timur mining, disebutkan bahwa pengumuman temuan tambang emas di NTB tersebut dilaporkan pada tanggal 19 Februari 2020.
Dinamailah tambang emas yang ditemukan di Kabupaten Dompu, NTB tersebut sebagai Tambang Emas Onto.
Baca Juga: 5 Daerah Tersepi di Kalimantan Barat, Juaranya Bukan Sekadau Atau Melawi, Melainkan…
Mengenai lokasinya, tambang emas yang memiliki kedalaman bor 2.042,72 meter tersebut berada di Desa Onto, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB.
Diketahui bahwa tambang emas tersebut baru saja ditemukan pada tahun 2019.
Sebelumnya, penelitian mengenai kadar kandungan emas di dalam perut bumi NTB tersebut telah lama dilakukan sejak tahun 2010 lalu.
Baca Juga: Proyek Infrastruktur Rp166 Miliar di Maluku Utara Mangkrak Tak kunjung Usai! Begini Penyebabnya
Namun, pengungkapan hasilnya baru diketahui sejak tahun 2019 lalu.
Diketahui, tambang tersebut dikonfirmasi memiliki potensi sumber daya mineral yang mencapai angka hingga 1,1 miliar ton.
Demi melangsungkan kelanjutan pertambangannya, PT STM, sebagai pemegang saham dari wilayah tambang tersebut menegaskan bahwa tambang Onto dan proyek Hu’u sangatlah berkaitan satu smaa lain.
Oleh sebab itu, proyek Hu’u di NTB harus segera diberikan perhatian khusus, agar proses pertambangan di sana tidak terhambat.
Itulah informasi mengenai temuan harta karun di perut bumi NTB yang letaknya berada di dalam lubang bor sedalam 2.042,72 meter. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi