Biaya Penerangan Rp5 Miliar, Jembatan Terpanjang di Kalimantan Barat Ini Buat APBD Tak Sanggup Bayar?

inNalar.com – Jembatan Tayan sebagai jembatan terpanjang di Kalimantan Barat menghabiskan biaya penerangan hingga 5 miliar per tahun.

Ternyata tidak hanya pembangunan Jembatan di Kalimantan Barat tersebut yang membutuhkan biaya besar akan tetapi dana penggunaannya juga sangat besar.

Biaya listrik jembatan tersebut diungkapkan oleh Elvan Yodiskara Kabid Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub), Kabupaten Sanggau yang dilansir dari website resmi Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Baca Juga: Bukan Hutang, dr Saddam Ismail Sebut Makanan Ini Juga Bikin Cepat Tua, Ternyata Sering Kita Konsumsi lho!

Saat ditemui di ruang kerjanya, Elvan mengatakan untuk penerangan Jembatan Tayan membutuhkan biaya Rp 5 miliar.

Hal tersebut dikarenakan lampu yang digunakan merupakan lampu dengan kualitas tinggi yang meterannya menggunakan voucher.

Besarnya dana tersebut membuat Bupati Sanggau, Paolus Hadi melontarkan surat ke Kementerian PUPR di Kalimantan Barat pada 23 November 2023.

Baca Juga: Heboh, Pedagang Tanah Abang Minta Pemerintah Tutup E-Commerce Lainnya, Netizen: Dikasih Hati Minta Jantung

Surat tersebut dilayangkan karena mengingat APBD tidak mampu untuk membayarkan penerangan Jembatan Tayan, hal ini disampaikan oleh Elvan.

Biaya yang besar itu tidak sesuai dengan anggaran PJU yang nominalnya sekitar Rp 4 miliar per tahunnya yang termasuk dalam perawatan serta pemasangan baru.

Anggaran tersebut juga digunakan untuk penambahan aksesoris dan biaya yang akan digunakan jika terjadi trouble.

Baca Juga: Terlilit Ganasnya Pinjaman Online, Bedu Nekat Jual Rumah serta Isinya, Berikut Tanggapan Manajemen

Elvan juga menambahkan bahwa untuk perawatan di tahun 2022 Jembatan di Kalimantan Barat ini membutuhkan anggaran biaya Rp 900 jutaan lebih.

Meskipun telah diresmikan pada tahun 2016 oleh Presiden Jokowi, namun Paolus Hadi, Bupati Sanggau mengatakan bahwa Jembatan Tayan belum sepenuhnya diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Paolus juga menuturkan bahwa kemampuan daerah yang terbatas jika harus melakukan pemeliharaan terhadap Jembatan Tayan.***

 

Rekomendasi