

inNalar.com – Jembatan Tayan sebagai jembatan terpanjang di Kalimantan Barat, namanya disayangkan oleh Raja Tayan.
Jembatan yang memiliki nama Jembatan Pak Kasih Tayan di Pontianak tersebut yang diambil dari nama pahlawan adalah Sidas yang berjuang melawan Belanda pada masa penjajahan.
Jembatan yang menghubungkan Kota Tayan dengan Kabupaten Sanggau ini dibangun dengan menggunakan anggaran yang berasal dari APBN, dilansir dari website resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Anggaran yang digunakan dalam pembangunan tersebut sebesar Rp 1.028 triliun yang berasal dari pinjaman dan dana APBN dan dibangun pada tahun 2011.
Nama Jembatan Pak Kasih Tayan merupakan nama yang diusulkan oleh Cornelis Gubernur Kalimantan Barat pada saat itu.
Namun, nama tersebut menuai beberapa kontroversi, salah satunya berasal dari Raja Tayan, Gusti Yusri.
Yusri mengatakan bahwa dirinya telah mengusulkan 3 nama resmi untuk memberikan nama pada jembatan Kapuas-Tayan ke Gubernur Cornelis.
Salah satu nama yang diusulkan oleh Yusri adalah Gusti Lekar-Encik Priuk.
Nama tersebut diambil dari nama raja dan permaisuri Kerajaan Tayan di Kalimantan Barat.
Baca Juga: UPDATE! Hamas Umumkan akan Mulai Eksekusi Sandera Warga Israel dan Menyebarkan Bukti Video Online
Menurutnya, nama tersebut menjadi simbol dari akulturasi dan pluralisme di Tayan.
Gusti juga menyampaikan, tanpa mengurangi rasa hormat terhadap perjuangan yang telah dilakukan oleh Pak Kasih, alangkah baiknya penamaan Jembatan Tayan menggunakan nama tokoh asal daerah tersebut.
Sebenarnya, nama Pak Kasih sudah pernah digunakan untuk nama salah satu ruas jalan yang ada di Kota Pontianak dan Mempawah.
Nama Pak Kasih yang merupakan masyarakat Dayak asal Sambih yang berani melawan serbuan dari pasukan NICA.
Dalam pertemuan melawan NICA ( Nederlandsch Indie Civil Administratie) di jembatan Sidas di Kalimantan Barat telah menewaskan Pak Kasih dan pasukannya.
Sehingga peperangan yang menewaskan Pak Kasih tersebut dikenal sebagai Perang Sidas yang menjadi legenda di Kalimantan Barat.***