Terjemah Social Media Status A. Hanif, Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka Chapter V Task 5 Hlm. 116

inNalar.com – Siswa kelas 10 SMA yang telah memasuki penghujung Chapter 5 Bahasa Inggris Kurikulum Merdeka tentu akan membutuhkan terjemah ini.

Tidak hanya menyajikan panduan terjemahan teks, para murid dapat mempelajari kosakata sulit di setiap baris kalimatnya.

Bukalah halaman 116, para siswa akan diminta menganalisis sebuah postingan status di sebuah media sosial.

Social Media Status yang ada di halaman tersebut diunggah oleh seorang pemilik akun bernama A. Hanif.

Baca Juga: Kalahkan Malaysia, Tingkat Akses Pendidikan Dasar Anak Indonesia Sentuh 97,9%: Tertinggi se-ASEAN?

Secara umum isi social media status A. Hanif berbicara tentang kritisi terhadap tindakan menggambar atau mencorat-coret dinding yang ada di tempat umum.

Sebelum masuk ke subbab B. Let’s Discuss pastikan dulu pahami setiap kalimat yang ada di postingan A. Hanif ya!

Terjemah Social Media Status, berikut kunci jawaban Bahasa Inggris kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka: Chapter V Task 5 halaman 116.

Graffiti

Baca Juga: Preschool Termahal di Yogyakarta, Fasilitas Super Elit Bikin Siswa bak Belajar di Sekolah Internasional Swiss

I’m simmering with anger as the school wall is cleaned and repainted for the fourth time to get rid of graffiti.

Saya (sebenarnya) marah ketika dinding sekolah dibersihkan dan dicat ulang untuk keempat kalinya demi menghilangkan graffiti.

– Simmering with anger: memendam amarah

Creativity is admireable but people should find ways to express themselves that do not inflict extra costs upon society.

Baca Juga: Teks ‘Uang Elektronik dan Otomatisasi’, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Hal 160-163 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi

Kreativitas memang patut dikagumi, tetapi orang seharusnya menemukan sejumlah cara untuk mengekspreskan diri mereka tanpa menyebabkan masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan.

– Inflict: menimbulkan atau menyebabkan

Why do you spoil the reputation of young people by painting graffiti where it’s forbidden?

Mengapa kalian merusak reputasi anak muda dengan melukis graffiti di tempat yang dilarang?

Baca Juga: Bab 7 ‘Aku Bisa Berempati’, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Hal. 172 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi

– spoil: merusak

– forbidden: dilarang

Professional artists do not hang their paintings in the streets, do they?

Seniman profesional tidak menggantung lukisan mereka di jalanan, bukan?

Baca Juga: Unik! 3 Sekolah Ini Memiliki Jurusan Musik, Ada yang Menjadi Sekolah Musik Pertama di Indonesia

Instead, they seek funding and gain fame through legal exhibitions.

Justru sebaliknya, mereka mencari pendanaan dan membangun ketenaran melalui pameran resmi.

– Instead: (malah) sebaliknya

– funding: pendanaan

Baca Juga: Mohon Maaf! Beasiswa Ini Tak Dibuka Kemenkeu di 2025 Imbas Pemangkasan Anggaran

– gain: menambah atau membangun (dalam konteks agar mendapatkan sesuatu)

– legal exhibitions:pameran yang resmi.

In my opinion buildings, fences and park benches are works of art in themselves.

Menurutku, bangunan, pagar, dan bangku taman itulah sejatinya karya seni.

Baca Juga: Nasib Ratusan Siswa SMAN 1 Mempawah Terancam Gagal Daftar SNBP 2025

– fences: pagar

– park benches: bangku tanaman (dalam jumlah banyak)

It’s really pathetic to spoil this architecture with graffiti and what’s more, the method destroys the ozone layer.

Rasanya sungguh menyedihkan ketika melihat arsitektur ini rusak karena graffiti dan lebih buruknya lagi, metode ini menghancurkan lapisan ozon.

Baca Juga: Angin Segar untuk Dosen! Pemerintah Setujui Anggaran Tunjangan Kinerja 2025 Senilai Rp2,5 Triliun

– pathetic: menyedihkan

– destroy: menghancurkan

Really, I can’t understand why these criminal artists bother as their “artistic works” are just removed from sight over and over again.

Sungguh, saya tidak bisa mengerti kenapa para seniman kriminal ini repot-repot melakukan sesuatu. Padahal, karya seni mereka hanya akan dihapus dan dihapus berulang kali.

-bother: mengganggu, mau bersusah payah (repot-repot melakukan sesuatu).***