Mengenal Gamelan Cokekan, Terdaftar UNESCO Sebagai Alat Musik Tertua Dunia, Terletak di Jawa Timur Tepatnya…

inNalar.com – Melekat dalam kesenian Jawa yang dimainkan dalam seni musik karawitan dan upacara-upacara adat. 

Gamelan sendiri merupakan musik ansambel tradisional di Indonesia dengan tangga nada yang laras. Gamelan Jawa juga merupakan alat musik tertua di dunia. 

Suatu wilayah di Jawa Timur terdapat seni gamelan yang terdaftar dalam UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. 

Baca Juga: Daftar 5 Desa Wisata di Jawa Timur Penerima Dana DPUP Rp600 Juta dari Kemenparekraf, Jadi Daerah Prioritas?

Menjadi sebuah miniatur grup karawitan dilengkapi pemain kendang, siter, gender, dan gong bumbung dalam mengiringi pesinden.  

Kesenian ini juga termasuk warisan budaya murni Jawa sering dipertunjukkan pada daerah Jawa Timur. 

Gamelan Cokekan lah yang dimaksud dengan banyak berkembang di Jawa Timur khususnya Kabupaten Magetan dan sekitarnya. 

Baca Juga: 420 Lapak Pedagang di Kawasan Puncak Bogor Akan Ditertibkan Satpol PP, Digusur dan Direlokasi?

Melansir dari ponorogo.go.id, Cokekan identik dengan pemain gamelan yang mengamen dan cocok sebagai pengiring kunjungan rumah makan atau perjamuan tamu. 

Dalam kesempatan di Event Ponorogo Rikolo Semono gamelan ini hadir dalam ingatan kesenian tradisional. 

Salah satu warga Desa Campurejo Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo, Budianto yang sudah membentuk grup Cokekan tersebut di tahun 2014.

Baca Juga: Aneh Tapi Nyata! Pulau Grimsey di Islandia Tak Pernah Ada Malam, Matahari Bersinar 24 Jam Penuh, Kok Bisa?

Generasi muda pun ikut serta pada  pelestarian Cokekan dengan memainkan kendang dan juga gender.

Selain itu mengutip dari laman Warisan Budaya Takbenda Indonesia, kesenian ini juga menampilkan tarian yang ditarikan perempuan paruh baya.

Pertunjukkan Cokekan juga dapat dilihat pada acara upacara tradisional yang umumnya di daerah pedesaan. 

Saat gelaran Event Ponorogo tersebut kesenian ini tampil pada malam kelima pada acara digelar selama sepekan.

Mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya takbenda di tahun 2013 dengan gamelan Jawa lainnya. ***

 

 

Rekomendasi