

inNalar.com – PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus melakukan proyek pembangunan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.
Proyek Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT terbagi menjadi empat paket yang dimulai pada 2018 untuk Paket I dengan anggaran senilai Rp934 miliar.
Kini, proyek Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) NTT ini sudah dalam pengerjaan Paket IV yang dimulai sejak Agustus 2022.
Pada pengerjaan Paket IV ini menghabiskan dana mencapai Rp468 miliar.
Dikutip dari ANTARA, Kepala Teknik Waskita Karya Agasi Yudho di Kupang NTT mengatakan bahwa proyek Paket IV yang sedang dalam proses pengerjaan ini ditargetkan akan selesai pada akhir 2024.
Pengerjaan Bendungan Temef ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama dua PT lainnya, yaitu PT Bahagia Bangunnusa dan PT Guntur Satria Perkasa, KSO.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @waskita_karya, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, kini progresnya telah mencapai 79,54 persen.
Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT memiliki kapasitas daya tampung air sebesar 69,97 juta m3.
Perlu diketahui bersama, Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT ini ternyata menggunakan teknik baru dalam proyek bendungan, yaitu Teknologi IPI (In Place Inclinometer).
Selain itu, pembangunan pada tubuh bendungan tersebut menggunakan Rip Rap Beton yang ternyata proses cetaknya dilakukan secara langsung di lokasi pengerjaan.
Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT memiliki luas tapak seluas 10,90 hektar dengan total kebutuhan lahannya seluas 480,46 hektar.
Nantinya Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT bermanfaat untuk penyediaan air irigasi seluas 4.500 Ha, penyediaan air baku sebanyak 0,13 m3/detik.
Selain itu, dapat mengupayakan reduksi banjir sebanyak 230 m3/detik dan sebagai penyediaan tenaga listrik PLTMH sebesar 1 x 2 MW.
Melansir dari Instagram waskita_infrastruktur, selain dapat menyedia listrik, dengan ada PLTMH memiliki beragam keunggulan lainnya.
Keunggulan tersebut adalah bebas dari polusi, menjadi energi terbarukan, merupakan teknologi yang ramah lingkungan, dan memiliki potensi energi air yang melimpah.
Teknologi PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) merupakan teknologi yang kokoh sehingga dapat beroperasi lebih dari 50 tahun. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi