Update Terbaru, Hampir 200.000 Jiwa Warga Gaza Padati Pengungsian: Siap-siap Kekurangan Air dan Listrik

InNalar.com – Pasca Hamas menyerang Israel, kali ini Israel melakukan aksi balas dendam dengan mengirim 300.000 tentara cadangan.

Bahkan, Israel melakukan serangan besar melalui jalur udara.

Serangan udara ini dinilai paling dahsyat sepanjang 75 tahun konflik Israel dan Palestina.

Baca Juga: Media Israel Sebut Pasukan Hamas Tega Eksekusi 40 Bayi Tak Berdosa dan Lebih dari 1.000 Warga Sipil

Serangan bom dari Israel ini, hampir seperti “Nakba” suatu eksodus massal pada tahun 1948, yang membuat warga Palestina kehilangan wilayah mereka.

Hingga saat ini lebih dari 187.500 warga Gaza kehilangan tempat tinggal. Bahkan, mereka sebagian berlindung di sekolah-sekolah.

Sebelumnya Israel juga melakukan blokade total di Jalur Gaza. Hampir 200.000 jiwa atau sepersepuluh populasi berada di tempat pengungsian.

Baca Juga: Warga Palestina Demo Besar-besaran Buntut Serangan Israel ke Jalur Gaza, Kena Gas Air Mata Sampai Peluru Tajam

Adanya blokade total dari Israel membuat mereka harus bersiap kekurangan air dan aliran listrik.

Bahkan, kekurangan makanan. Pasalnya, Israel melarang impor makanan dan bahan bakar.

Ditambah dengan padatnya warga Gaza yang mengungsi, tentu membutuhkan pasokan logistik yang cukup besar.

Baca Juga: UPDATE! 260 Anak dan 230 Wanita di Gaza Tewas Akibat Serangan Bom yang Dihujani Israel Dini Hari Tadi

Selain itu, keadaan di pengungsian makin diperparah dengan persediaan pasokan medis yang sudah habis.

Warga Gaza sendiri akan terus berada di pengungsian, jika bentrokan Hamas dan Israel terus berlanjut.

Apalagi, Israel sendiri juga berjanji akan terus responsif terhadap serangan dari Hamas,khususnya serangan darat.

Presiden AS, Joe Biden juga memberikan dukungan penuh kepada Israel untuk melakukan perlawanan.

Adapun, puluhan jet tempur Israel sudah menyerang 200 sasaran dalam waktu satu malam.

Sampai saat ini Kementrian Kesehatan Gaza mengungkap, terdapat 900 orang tewas dan 4.600 luka-luka.***

Rekomendasi