Dikelola Konsorsium Tingkat Global, Bandara Terbesar di Batam Kepulauan Riau Siap Perkuat Status Internasional

inNalar.com – Sejak beredar kabar mengenai usulan penurunan status internasional pada beberapa bandara di Indonesia, pihak otoritas Bandar Udara terbesar di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ini nampak tak terlalu ambil pusing terkait hal tersebut.

Bandara Internasional Hang Nadim di Batam, Kepulauan Riau ini justru semakin mengembangkan fasilitas pelayanannya usai melakukan serah-terima pengelolaan Bandar Udara yang bari pada 18 Juli 2022.

Adapun bandara internasional di Batam, Kepulauan Riau ini dioperasikan oleh PT. Bandara Internasional Batam (BIB) dalam kurun waktu 25 tahun.

Baca Juga: Balikpapan Bakal Punya Kilang Modern Ramah Lingkungan, Proyeknya Raih Dukungan dari 4 Agensi dan 22 Kreditur

Menariknya, pengelola PT. Bandara Internasional Batam ini adalah hasil konsorsium dari tiga perusahaan yang saling bekerja sama.

Dilansir dari laman resmi BP Batam, ketiga pihak yang dimaksud adalah PT Angkasa Pura I, PT Wijaya Karya, dan Incheon International Airport.

Artinya, untuk pertama kalinya dalam sejarah pengelolaan bandara berasal dari perusahaan yang melibatkan pihak lokal dan global.

Baca Juga: Ulas Sosok Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Viral Usai Daerahnya Jadi Tuan Rumah Smart Green ASEAN Cities

Tentu hal ini menjadi pencapaian besar bagi bandara utama Kepulauan Riau ini dalam meningkatkan kualitas pelayanan mulai dari tingkat domestik hingga internasional.

Berkat adanya kerja sama dalam pengelolaan dan pengoperasian bandara ini, diproyeksikan pembukaan rute penerbangan domestik akan semakin meluas.

Selain itu, jalur penerbangan internasional pun akan segera dibuka ke Cina, India, Korea Selatan, Thailand, hingga pelayanan umrah dan haji.

Baca Juga: Pyo Ye Rim Korban Bullying Real Life Drakor The Glory Ditemukan Meninggal Bunuh Diri di Waduk Songjigok

Diketahui nilai investasi pengembangan bandara internasional di Batam, Kepulauan Riau ini nominalnya mencapai Rp6,89 triliun.

Berbagai perencanaan peremajan bangunan, pembangunan Terminal 1 dan 2, hingga pemeliharaan akan masuk dalam agenda utama beberapa tahun ke depan.

Selain itu, ada satu alasan kuat mengapa Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau sangat aman dari adanya wacana penurunan status internasional pada beberapa bandara di Indonesia.

Alasan tersebut adalah letaknya bandar udara yang sangat strategis, yakni di jalur segitiga emas.

Posisinya yang sangat dekat dengan wilayah Malaka dan Singapura tentunya menjadi penguat bandara ini untuk terus melajukan pengembangan pelayanan berskala internasional.

Adapun hingga kini, pihak kementerian Perhubungan belum ada menurunkan info detail bandara mana saja yang dipastikan turun kelas.

Pihak otoritas Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau lebih memilih untuk berfokus dalam pengembangan pelayanan berkualitas tinggi guna mendongkrak perekonomian Batam, mulai dari sektor transportasi hingga pariwisata.***

 

Rekomendasi