Tersisa 1,02 Juta Ton, Tambang Emas di Jawa Barat Ini Akan Berhenti Dieksploitasi Tahun 2031, Mengapa?

InNalar.com – Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan hasil mineralnya, seperti emas contohnya.

Bahkan tambang emas di Indonesia tidak hanya terletak di luar Jawa saja, sebab di daerah Bogor juga terdapat satu tambang penghasil mineral.

Tambang penghasil mineral yang cukup mahal harganya tersebut berada di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Cadangan Emasnya 26 Ton, Tambang Emas di Sukabumi Jabar Ini Punya Konsesi Lahan Seluas 3.000 Ha

Bagi orang-orang yang penasaran dan ingin berkunjung kemari, tentunya diperbolehkan asalkan mengikuti prosedur dan beberapa peraturan pertambangan yang harus diikuti.

Beberapa peraturan tambang tersebut seperti harus menggunakan sepatu bot, mengenakan masker, berbaju wearpack, menggunakan helm yang memiliki senter, serta menggunakan kartu asuransi.

Pada pertambangan di Bogor ini, nantinya akan diperlihatkan proses penambangan emas yang prosesnya harus melelalui beberapa cara yang cukup banyak agar mineralnya dapat terambil dari bumi.

Baca Juga: Proyek Bandara Baru di NTB Ini Tak Biasa! Dibangun Sultan Tambang Emas, Bakal Telan Anggaran Rp390 Miliar

Cara eksploitasi hasil bumi tersebut seperti pengeboran, peledakan, pengerukan, pengangkutan, serta tidak lupa penimbunan kembali.

Adapun tambang emas yang berada di Jawa Barat ini adalah tambang Pongkor, yang dikelola oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Dilansir InNalar.com dari Pemkab Bogor, tambang Pongkor ini dulunya pertama kali dieksploitasi pada tahun 1981, dan mulai penambangan pada 1984.

Baca Juga: Luasnya 12 Ribu Hektar, Tambang Emas di Trenggalek Ini Jadi Ancaman 9 Kecamatan dan Ditolak Warga, Mengapa?

Sebenarnya diproyeksikan tambang Pongkor ini hasil buminya akan habis pada tahun 2021, namun ternyata kontrak eksploitasinya diperpanjang kembali hingga tahun 2031.

Diketahui pada tahun 2021,, total cadangan bijih emas konsolidasian ANTAM di Bogor ini masih terdapat sebesar 1,02 juta dry metric ton (dmt), atau setara dengan 203 ribu troy oz (6,31 ton) logam emas.

Meskipun sumber daya emasnya masih tersimpan dan masih dapat dieksploitasi, namun PT Antam sudah melakukan persiapan dalam melakukan reklamasi tambang yang nantinya akan ditinggalkan.

Direncanakan jika bekas tambang emas di Bogor ini nantinya akan dijadikan kawasan wisata edukasi.

Lebih tepatnya, nantinya bekas tambang ini akan dijadikan museum tambang bawah tanah, dan diclaim jadi yang pertama di Indonesia.

Diclaim jadi yang pertama, sebab diketahui tambang emas lainnya di Indonesia masih beroperasi, jadi belum ada yang dijadikan museum tambang bawah tanah.

Bahkan perencanaan tambang pongkor di Jawa Barat ini dijadikan museum sudah ada sejak tahun 2018, walau untuk saat ini tempat bangunan bersejarah tersebut belum dioperasikan.***

 

Rekomendasi