

inNalar.com – Pembangunan infrastruktur jembatan penghubung antar wilayah terus dilakukan oleh pemerintah di seluruh daerah, termasuk Kota Batam dan Kabupaten Bintan.
Nantinya Kota Batam dan kabupaten bintan akan terhubung melalui sebuah Jembatan Batam – Bintan.
Proyek Jembatan Batam – Bintan Ini nantinya berlokasi di sisi kota Batam yakni Kabil, Tanjung Sauh, Pulau Buau dan juga Tanjung Permai, Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan.
Baca Juga: Hasil Klasemen B Indonesia vs Arab Saudi, Timnas Gagal Lolos ke Piala Asia Futsal 2024
Jembatan Batam – Bintan ini merupakan proyek pembangunan yang masuk kedalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Selain itu pembangunan infrastruktur inipun sejalan dengan program pemerintahan pusat yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dengan menjadikan Kepulauan Riau sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN).
Kementerian PUPR yang merupakan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) sedang melakukan percepatan terkait pembangunan infrastruktur ini.
Pengadaan lahan dalam proyek pembangunan Jembatan ini telah dilakukan 100 persen dan nantinya, menurut Kementerian PUPR akan segera melakukan pembangunan pada 2024 mendatang.
Dilansir inNalar.com dari Kemenkeu, Kementerian PUPR terkait hal ini bekerjasama dengan Pemerintah provinsi Kepulauan Riau dalam mewujudkan Major Project Pembangunan Wilayah Batam – Bintan pada RPJMN 2020-2024.
Jembatan Batam – Bintan ini nantinya akan dibangun membentang sepanjang 14,753 kilometer.
Adapun pembiayaan pinjaman dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) senialai US$300 juta atau setara Rp4,4 triliun.
Berdasarkan angka tersebut di gadang-gadang Jembatan Batam – Bintan akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia dan akan mengalahkan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini yakni Jembatan Suramadu sepanjang 5,438 kilometer.
Dibangun sepanjang 14,753 kilometer dengan rincian, pembangunan sepanjang 7,98 kilometer akan menghubungkan Bintan – Tanjung Sauh, dengan menggunakan anggaran kerjasama pemerintah dan KPBU.
Selanjutnya sepanjang 6,76 kilometer yang akan menghubungkan Pulau Tanjung Sauh – Pulau Batam, menggunakan anggaran yang bersumber dari pinjaman luar negeri.
Proyek pembangunan Jembatan Bintan – Batam ini diharapkan dapat meningkatkan pembangunan pada sektor strategis di kedua wilayah guna mempercepat masuknya investasi serta dapat meningkatkan daya saing daerah.
Selain itu juga diharapkan untuk dapat mengefisiensikan mobilitas kendaraan dari kedua wilayah di Kepulauan Riau tersebut.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi