

inNalar.com – Sebuah pemukiman modern yang terletak di tengah hutan Papua, terselip diantara rimbunnya hutan Belantara adalah Kuala Kencana, rumah bagi orang-orang dengan berbagai latar belakang agama, suku dan budaya.
Kuala Kencana ini merupakan distrik di Kota Timika, Kabupaten Mimika Papua Tengah Indonesia.
Berada di tengah hutan belantara yang memiliki jarak sekitar 290 kilometer dari Jayapura yang merupakan ibukota Provinsi Papua.
Meski berada jauh di pelosok dan didominasi oleh hutan, namun Kuala Kencana digadang-gadang sebagai Kota modern pertama di Indonesia.
Kuala Kencana sendiri memiliki arti ‘Pertemuan Dua Sungai’ sementara Kencana yang berarti ‘emas’ jika diartikan Kuala Kencana adalah Wilayah Pertemuan Dua Sungai yang Mengandung Emas.
Penamaan ini merupakan hal yang pas, mengingat Wilayah sekitar Mimika memang memiliki kandungan emas yang begitu kaya khususnya tambang Freeport yang dinobatkan sebagai salah satu tambang emas terbesar di dunia.
Kuala Kencana diresmikan pada tanggal 5 Desember 1995 oleh Presiden Soeharto, lokasi Kuala Kencana sendiri terletak di daerah kontrak karya kawasan PT Freeport Indonesia.
Distrik dikawasan terdiri dari 2 Kelurahan dan 8 Kampung, kawasan ini dibangun sebagai daerah pendukung kegiatan operasional PT Freeport Indonesia.
Kawasan ini pun kemudian menjadi kota Mandiri dengan konsep modern yang dikelilingi hutan rimbun alami.
Baca Juga: Rampung Akhir 2023, Mega Proyek Bernilai Rp3,06 T di Jawa Tengah Ini Tenggelamkan 8 Desa: Lokasinya…
Dilansir inNalar.com dari Youtube Jelajah Bumi, saat ini Kuala Kencana di huni sekitar 2 ribu jiwa serta menjadi pusat administrasi dan pemukiman dari pekerja PT Freeport Indonesia.
Statusnya sebagai rumah bagi karyawan Freeport membuat tempat ini begitu kaya akan keanekaragaman suku dan etnis.
Bahkan tak hanya orang-orang Indonesia dari berbagai daerah di nusantara, Kuala Kencana juga dihuni warga asing dari berbagai belahan negara yang ada di dunia.
Kawasan ini hanya diperbolehkan bagi pihak tertentu dengan kartu identitas atau yang telah memiliki izin tertentu untuk masuk ke kawasan Kuala Kencana.
Selain itu, setiap kendaraan yang akan masuk walaupun bencana harus melewati pemeriksaan yang tepat dan menyeluruh oleh petugas keamanan.
Gaya perumahan yang terdapat di kawasan Kuala Kencana pun tak seperti kebanyakan perumahan di Indonesia pada umumnya, kawasan tersebut mempunyai konsep rumah tanpa pagar dengan halaman yang luas serta bangunan bergaya Barat modern.
Susunan perumahan ditata dengan teratur dan terkesan unik yang menjadikannya begitu mencolok di tengah-tengah rimbunnya hutan yang begitu luas serta terdapat fasilitas yang sangat kompleks dan cukup modern.
Selain sebagai Kota Modern pertama di Indonesia dengan sistem underground utilities, Kuala Kencana juga menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki sistem pengolahan air kotor.
Pada kawasan distrik ini kita tidak akan menemui tiang dan kabel listrik yang bergantung seperti kebanyakan kota lainnya di Indonesia.
Sistem kelistrikan distribusi air bersih saluran komunikasi hingga pengolahan limbah air kotor terpusat di bawah tanah, sehingga hal ini dapat mencegah pencemaran lingkungan.
Sejak dibangun Kuala Kencana juga memiliki WTP atau Water Treatment Plant untuk mengolah dan penanganan air kotor domestik yang dihasilkan dari perumahan di Kuala Kencana.
Tak hanya itu, berbagai fasilitas pendukung pun hadir di Kawasan distrik Papua ini, seperti lapangan sepak bola, badminton, indoor futsal, indoor kolam renang berstandar olimpiade, serta lapangan golf.
Kuala Kencana juga menghadirkan beberapa fasilitas publik seperti, satu sekolah lokal, satu sekolah internasional, klinik kesehatan, restoran, bioskop, perpustakaan, salon, alun-alun, tempat ibadah seperti gereja dan masjid, serta layanan perbankan.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar juga disediakan supermarket yang menyediakan aneka makanan dan kebutuhan pokok lainnya.
Namun, untuk dapat berbelanja di supermarket ini, hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki kartu ID khusus.
Pada Maret 2020 keindahan dan ketenangan di Kuala Kencana sempat tercoreng oleh aksi yang dilakukan KKB.
Saat itu beberapa anggota KKB dengan senjata lengkap berhasil menyusup ke area tersebut dan dengan brutal orang-orang ini menembaki wilayah pemukiman.
Dari penyerbuan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dan dua orang lainnya terluka, satu orang yang meninggal ini merupakan karyawan Freeport Indonesia berkebangsaan Selandia Baru.
Kuala Kencana merupakan suguhan yang terselip di tengah rimbunnya hutan belantara, sebuah kehidupan modern dibungkus dengan indahnya alam menampilkan pemandangan begitu Asri.
Hal ini pun menjadi salah satu bukti nyata betapa luar biasanya alam Papua yang ada di Indonesia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi