Anggarannya Rp9,46 Miliar, PUPR Kalimantan Lanjutkan Pemeliharaan Tiga Danau di Kapuas Hulu, Dimana Saja?

inNalar.com – Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2020, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertugas untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan.

Khususnya di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat, PUPR juga membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Baru-baru ini, PUPR Kalimantan bersinergi melakukan pemeliharaan lanjutan untuk meminimalisir banjir, tepatnya pada Danau Kapuas Hulu.

Baca Juga: Ada di Semarang Jawa Tengah, Stasiun Seluas 125 Meter Persegi Ini Jadi yang Tertua di Indonesia, Coba Tebak!

Dilansir dari PUPR, kini tengah melanjutkan pekerjaan pemeliharaan 3 buah danau.

Kegiatan ini dilakukan oleh PUPR melalui Balai Wilayah Sungau (BWS) Kalimantan 1, Ditjen Sumber Daya Air.

Bertujuan untuk meminimalisir bencana banjir di Kapuas Hulu beberapa waktu lalu. Hal ini dikatakan oleh Kepala Balai Wilayah Kalimantan 1 Pramono.

Baca Juga: Israel Tembakkan Bom ke Universitas Islam Gaza Palestina, Tuduh Sebagai Markas Radikalisme dan Rakit Peledak

Pekerjaan yang dilakukan di tiga danau tersebut, mencakup galian gulma padat, pengankatan gulma apung, dan landscaping.

Pemeliharaan sangat bermanfaat untuk mereduksi banjir di Kota Putussibau sebesar 1,763 juta meter kubik, sebagai sumber air untuk kolam penangkaran Ikan Arwana, dan meningkatkan hasil budidaya perikanan.

Sehingga pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara swakelola pada tahun 2022-2023 dengan anggaran Rp9,46 Miliar.

Baca Juga: Dijuluki Pulau Terpadat di Dunia, Pulau di NTB Ini Hanya Seluas 8,5 Hektar Namun Berpenghuni 5 Ribu Orang

3 Danau yang dilakukan pemeliharaan dan normalisasi ini adalah danau sinau, Jaras, serta Selanyut.

Danau Sinau memiliki luas 11,67 hektar, yang lokasinya berdekatan dengan Sungai Kapuas Hulu.

Adapun Danau Jaras, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupetan Kapuas Hulu ini, memiliki luas 29,50 hektar.

Sedangkan Danau Selanyut, memiliki luas 18,98 hektar. Ketiga danau ini akan dikerjakan secara berkala.

Dilansir dari YouTube Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Fransiskus Dian SH,.M.H dikatakan, pengerjaan yang baru 30% ini sudah memiliki dampak bagi masyarakat.

“Dampaknya sangat terasa sekali khususnya masyarakat di kota Putussibau, karena jika musim hujan dulu sering banjir, sekarang airnya tidak meluap langsung ke pemukiman,” ungkap Fransiskus Dian saat menjelaskan.

Pemeliharaan ini memang ditujukan untuk menciptakan Ibu Kota Kapuas Hulu yang terbebas dari banjir.

Selain itu, hal ini juga ditujukan untuk menjaga aset negara agar disertifikasi oleh masyarakat, karena ada beberapa lahan yang diambil.

“Hal tersebut memang tidak pernah tertangani, sehingga banyak masyarakat yang mlihat berinisiatif untu membuat sertifikat, dan akan ditelusuri kenapa pihak BPN bisa mengeluarkannya,” ucap Bupati Kapuas Hulu.

Inilah 3 danau yang sedang diperbaiki oleh PUPR. Semoga dalam pengerjaannya dapat berlangsung dengan baik, dan bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan, khususnya Kapuas Hulu. ***

 

Rekomendasi