Tepat 50 Tahun Lalu, Pidato Terkeren Soeharto Mampu Getarkan Hati Bangsa: Jika Era Saya Sukses, Maka…

inNalar.com – Presiden Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia menggantikan Presiden Soekarno.

Awal mula Presiden Soeharto diangkat menjadi presiden menggantikan Soekarno adalah ketika terjadinya gerakan G30S PKI yang membuat Presiden pertama RI ‘mandat’ ke Soeharto yang saat itu masih menjadi Jenderal.

Dua tahun setelahnya, yakni pada 12 Maret 1967, Soeharto dilantik menjadi Presiden kedua RI menggantikan Soekarno.

Baca Juga: Ulas Video Legend Temu Wicara Soeharto 1994 di Hari Anak: Siapa Suruh Kamu Tanya Begitu?

Tepat satu tahun lebih satu hari sebelum hari pelantikan Soeharto sebagai Presiden kedua RI, sebuah peristiwa bersejarah yang dikenal sebagai Supersemar dikeluarkan oleh Presiden Soekarno.

Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dari Presiden Soekarno ini berisi tugas kepada Jenderal Soeharto untuk mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.

Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) inilah yang mengantarkan Soeharto dilantik menjadi Presiden kedua RI pada 1967.

Baca Juga: Buntut Perang Israel – Hamas, Negara-Negara Muslim Adakan Demonstrasi Pro-Palestina Pada Hari Jumat

Pelantikan ini dilakukan melalui Sidang Istimewa MPRS dan kemudian dikukuhkan pada tahun 1968.

Menjabat selama 32 tahun, tentunya banyak jejak-jejak dari Presiden Soeharto yang masih bisa ditemukan hingga saat ini.

Contohnya saja adalah jejak suara dari pidato Presiden Soeharto yang dilakukan pada tahun 1983.

Baca Juga: Gandeng Belanda, Mega Proyek IKN Kalimantan Timur Siap Wujudkan Ibu Kota Baru Anti Banjir, Kok Bisa?

Dilansir inNalar.com dari akun Youtube Soeharto Channel, pidato yang dilakukan pada tahun 1983 tersebut merupakan pidato pertanggungjawaban Presiden kedua RI tersebut.

Pada video yang sudah ditonton lebih dari 15.000 orang ini terdapat dua jejak suara dari Presiden Soeharto.

Jejak suara yang kedua adalah pidato Presiden kedua RI pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 50 Republik Indonesia (RI).

Pidato peringatan Hari Ulang Tahu n (HUT) Republik Indonesia ini dilakukan di depan jajaran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Jejak pidato yang dilakukan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1983 terdengar sangat menarik dan menunjukkan sifat rendah hati dari Presiden kedua RI.

Bahkan, dapat dikatakan bahwa ini adalah termasuk salah satu pidato terkeren dari Presiden Soeharto.

PIDATO PRESIDEN SOEHARTO PADA TAHUN 1983

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air.

Selama lima tahun yang lalu, saya telah menerima kehormatan dan kepercayaan besar untuk memimpin saudara semua dalam maju bersama melalui pembangunan di segala bidang.

Jika selama masa kepemimpinan saya itu kita mencapai kemajuan-kemajuan dan sukses, maka, semua itu adalah berkat dukungan dan kerja keras seluruh bangsa ini.

Jika dalam kepemimpinan saya itu ada kekurangan atau ketidakberhasilan, maka, hal itu adalah karena keterbatasan kemampuan saya.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]