

inNalar.com – Kepedulian terhadap kualitas penyaluran kredit perlu menjadi hal yang dijaga oleh setiap perbankan.
Beberapa upaya perbankan seperti restrukturisasi terhadap debitur dengan status unpaid atau bad debt perlu segera dilakukan recovery.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) berupaya melakukan recovery lewat parate eksekusi atau lelang.
Baca Juga: Tak Tayang di TV, Wawancara Soeharto 1967: Kita Agak Kurang Waspada dalam Politik, Nyatanya PKI..
Seperti diketahui, kunci keberhasilan lelang dapat terjual, salah satunya adalah pemasaran agunan/asset.
Oleh karena itu, BRI berupaya memperluas jangkauan pemasaran agunan melalui transformasi dan menciptakan tools platform digital yakni website BRI Info Lelang 2.0.
BRI Info Lelang (infolelang.bri.co.id) adalah platform digital yang telah terkoneksi dengan portal lelang Indonesia milik Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) atau lelang.go.id dengan menyajikan beragam asset komersial dengan ekstra kemudahan.
Ada berbagai aset komersial yang ditawarkan mulai dari rumah, ruko, apartement, toko, kios, tanah, kendaraan dll.
Fitur baru dalam web info lelang BRI 2.0 menggunakan pendekatan customer centric, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna untuk mencari dan menemukan aset favorit.
Website info lelang BRI 2.0 menawarkan berbagai aset yang cocok untuk dijadikan pilihan investasi yang menarik.
Baca Juga: Berkapasitas 192 Orang, Intip Kereta Api Asal Aceh yang Mempunyai Jalur Terpendek di Indonesia
Hadir pada kegiatan peluncuran, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa kehadiran web info lelang BRI 2.0 ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Tak terkecuali para investor yang ingin mendapatkan aset terbaik untuk jangka panjang.
“Melalui lelang, diharapkan dapat menjadi salah satu stimulus untuk meningkatkan daya beli serta mendorong permintaan kredit perbankan,” ucap Catur.
Sejak 2020, website BRI info lelang terus dilakukan enchancement dan reengineering untuk terus memperbaharui sesuai kebutuhan user visitors.
Hingga momen peluncuran website versi 2.0 pada 12 Oktober 2023, BRI info lelang telah menginput sebanyak 26.020 aset ter-publish dengan harga yang menarik dan jumlah pengunjung lebih dari 5.000 user visitor.
Kedepannya, website ini akan semakin dikembangkan dalam bentuk versi mobile aplikasi serta akan terintegrasi dengan BRI Group (Pegadaian, PNM, BRI Finance, dsb), DJKN dan BPN.
“Sehingga BRI Info Lelang ini akan semakin agile dan menjadi platform digital yang menyajikan database asset-aset BRI yang dijual secara lelang dan non-lelang,” ujar Catur.
Peluncuran web info lelang BRI 2.0 berlangsung di Taman BRI dan dihadiri oleh Wakil Direktur Utama, serta Direktur Manajemen Risiko Agus Sudiarto.
Untuk memeriahkan acara, terdapat serangkaian kegiatan diantaranya: Expo agunan, edukasi BRI info lelang, penawaran suku bunga menarik khusus KPR Solusi, lelang sukarela, live music, talks show dengan KPKNL dan sebagainya. ***