

InNalar.com – Perang antara Israel vs Palestina semakin memanas setelah Hizbullah mengaku tidak takut membela Hamas meski Amerika Serikat siap mengerahkan bala bantuan.
Terhitung sudah selama satu pekan perang antara Israel vs Palestina yang dipicu serangan Hamas pada Sabtu (07/10/23).
Peperangan ini pun membuat dunia internasional terpecah dan membela masing-masing kubu Israel maupun Hamas atau Palestina.
Baca Juga: Hamas Serang Israel Lagi! Balas Dendam Usai Bikin Jalur Gaza di Palestina Jadi Neraka
Kubu barat sendiri lebih condong ke Israel, sedangkan negara Timur Tengah mendukung Palestina maupun Hamas.
Salah satunya yang blak-blakan memberikan dukungan ialah Hizbullah selaku kelompok militan Lebanon.
Hizbullah memang terang-terangan memberikan dukungan untuk Hamas, dan bahkan siap mengirimkan bantuan.
Baca Juga: Buntut Perang Israel – Hamas, Negara-Negara Muslim Adakan Demonstrasi Pro-Palestina Pada Hari Jumat
Meski Israel mendapatkan sokongan dari negara barat seperti Amerika Serikat, namun Hizbullah tak gentar.
Melansir dari Times of Israel, mereka bahkan mengatakan tidak takut dengan sekutu musuh.
Hizbullah dikabarkan akan mencari kapal militer yang dikirim ke laut mediterania dekat Israel yang bertujuan untuk mencegah mereka menyerang Israel saat memerangi Hamas.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu Ungkap Deretan Kekejaman Hamas, Israel Siap Balas Rasa Sakit Hati ke Palestina?
“Kapal perang Anda tidak menarik perhatian kami, dan pernyataan Anda juga tidak membuat kami takut,” ucap Naim Qassim selaku wakil pemimpin Hizbullah.
Hizbullah sendiri berdiri sejak 1982 dan telah memiliki negara sekutu, yakni Iran, Suriah dan Palestina.
Hubungan Iran dengan Hizbullah pun sangat erat, dan bahkan memberikan dukungan berupa finansial, militer maupun politik.
Iran sendiri juga menjadi salah satu negara yang vokal dalam membela kebebasan Palestina.
Sementara itu, Hamas sendiri masih terus mencoba memberikan serangan balasan kepada Israel.
Salah satunya ialah dengan cara meluncurkan roket Ayyash 250 ke wilayah Eiliat.
Namun roket tersebut mampu dicegat oleh David’s Sling milik militer Israel.
Serangan dari Hamas pun masih membuat masyarakat Israel ketar-ketir dan dianjurkan tetap berada di rumah.
Pasalnya, militer setempat mewaspadai adanya serangan drone yang massif.
Selain itu tentara Israel ada IDF telah mengumumkan tujuh nama anggotanya yang tewas.
Hal ini pun menambah dereta tentara Israel yang tewas menjadi 264 orang per Jumat (13/10/23) waktu setempat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi