

inNalar.com – Jalan tol atau jalan bebas hambatan dibangun oleh pemerintah untuk dapat mengurangi kepadatan kendaraan dalam satu wilayah atau mempercepat waktu tempuh perjalanan
Salah satunya adalah Pembangunan Jalan tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) yang terletak di wilayah Jawa Barat.
Proyek pembangunan Tol Cisumdawu ini masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan dibangun sepanjang 61,5 kilometer.
Jalan Tol Cisumdawu ini dibangun agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang terdapat di kawasan yang dilintasinya dan juga menjadi penunjang sebuah Bandara Internasional Jawa Barat yakni Kertajati di Majalengka.
Tak hanya itu dibangunnya Tol Cisumdawu juga guna memperlancar akses kendaraan logistik yang menuju ke Pelabuhan Patimban.
Proses pembangunan tol ini menggunakan insinyur berbakat Tanah Air yang mampu mengerjakan proyek dengan sangat baik.
Baca Juga: Kenali 6 Kota Tersepi di Indonesia, Ada yang Dihuni Hanya 66 Jiwa per Km2, Ada Daerahmu?
Teknologi ini diterapkan pada kondisi medan yang tidak mudah untuk dapat dilintasi, jika dilihat dari keseluruhan Tol Cisumdawu ini merupakan tol terindah di Indonesia pada saat ini
Dilansir inNalar.com dari laman situs BPJT, Pembangunan Tol ini merupakan yang pertama dengan memiliki dua terowongan yang dibuat menembus perbukitan sepanjang 472 meter.
Terowongan yang dibangun ini pun dilengkapi dengan penggunaan teknologi canggih, yakni anti longsor.
Baca Juga: Harga Sekilo Rp48 Jutaan, Kopi Ini Dinobatkan Jadi Kopi Termahal, Minuman Para Sultan!
Pada bagian atas terowongan pun ditambahkan ornamen tumbuhan yang akan menambah keindahan pemandangan pada setiap ruas yang dilintasinya.
Tak hanya itu jalan tol ini juga dikelilingi oleh tiga cekungan gunung vulkanik diantaranya Gunung Tampomas, Manglayang dan juga Patuha.
Tol di Jawa Barat ini diabnguan dnegan pinjaman pemerintah luar yakni Tiongkok sebagai Viability Gap Fund (VGF) serta investasi yang berasal dari Badan Usaha Jalan tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol
Adapun nilai total nilai investasi pembangunan Pada seksi I dan Seksi II dengan besaran Rp6,6 triliun yang merupakan pinjaman dari pemerintah Tiongkok.
Selanjutnya pada Seksi III dan Seksi IV dibiayai oleh BUJT dengan total nilai investasi sebesar Rp8,41 triliun.
Adanya Tol Cisumdawu ini mempercepat perjalanan dari Bandung sampai Bandara Kertajati hanya memakan waktu tempuh 45 menit.
Sebelumnya waktu tempuh yang harus dilewati dari Bandung sampai ke Bandara Internasional di Jawa Barat itu memakan waktu 3,5 jam.***