Kuras Biaya Rp1,3 Triliun, Bendungan Kering di Jawa Barat Ini Ternyata Dapat Kendalikan Banjir di DKI Jakarta

inNalar.com – Bendungan Ciawi pertama kali diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Jumat 2022 lalu.

Kehadiran Bendungan Ciawi ternyata tergolong multifungsi. Tidak hanya dapat mengairi lahan, akan tetapi juga bisa mengendalikan banjir di Jakarta.

Terlebih banjir adalah salah satu masalah utama yang sering terjadi di DKI Jakarta. Dengan hadirnya bendungan ini, maka diharapkan masalah tersebut dapat terselesaikan.

Baca Juga: Penolakan Terhadap Penyerahan Kekuasan Belanda, Sultan HB IX Murka Terhadap Soeharto, Kenapa?

Bendungan Ciawi sendiri adalah bendungan kering yang sudah dibangun sejak tahun 2016 lalu.

Lokasinya ada di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Adapun biaya yang dihabiskan dalam proyek ini mencapai Rp1,3 triliun.

Untuk kapasitas tampung airnya sendiri hingga 6,05 juta meter kubik. Sedangkan untuk luas genangannya sekitar 39,40 hektare.

Baca Juga: Supersemar Soeharto Peristiwa Kebangkitan Kedigdayaan TNI, Ada Peran Janur Kuning Apa Itu?

Bagaimana Cara Bendungan Ciawi Dapat Mengendalikan Banjir di DKI Jakarta?

Bendungan kering ini dapat dimanfaatkan untuk mereduksi air Sungai Ciliwung sebelum sampai ke DKI Jakarta.

Kapasitas reduksinya sendiri mencapai 111,75 meter kubik per detik.

Tidak hanya efektif untuk membantu pengendalian banjir di Jakarta, bendungan ini juga tentu bisa menjadi tempat wisata.

Baca Juga: Dibangun 1971, Bendungan Megah di Ciamis yang Aliri Lahan 26.162 ha Ini Simpan Mitos Hewan Keramat, Penasaran?

Selain Bendungan Ciawi, bendungan lainnya yang juga digunakan untuk mereduksi banjir ibu kota adalah Bendungan Sukamahi.

Dilansir dari Kementerian PUPR, keduanya dimanfaatkan sebagai rencana induk sistem pengendalian banjir (flood control) mulai dari hulu sampai hilir.

Dengan begitu, efektif untuk mengurangi bencana banjir yang kerap melanda kota metropolitan tersebut.

Lantas, apa yang dimaksud dengan bendungan kering di Kabupaten Ciawi tersebut?

Sebagai bendungan kering, Bendungan Ciawi tentu berbeda dengan bendungan lainnya.

Bendungan Ciawi hanya akan digenangi air saat musim hujan tiba.

Sedangkan di musim kemarau, maka bendungan tersebut akan kering.

Konstruksinya sendiri dilakukan secara bertahap dengan desain untuk mengurangi debit banjir yang kerap masuk ke area Jakarta.

Caranya yaitu dengan menahan aliran air dari Gunung Pangrango dan Gunung Gede sebelum sampai menuju Bendung Katulampa yang mengalir ke Sungai Ciliwung.***

 

Rekomendasi